5 Prediksi Tren Keuangan di 2020

Dompet mulai ditinggalkan?
Dompet mulai ditinggalkan?

Harus diakui, tren keuangan sekarang sudah menjelma jadi gaya hidup. Utamanya keuangan digital.

Makin ke sini, penggunaan pembayaran digital semakin berkembang. Tak melihat preofesi dan kalangan, banyak yang sudah turut aktif menggunakan pembayaran non tunai. Termasuk kamu, kan?

Nah, katanya, tahun baru turut membawa tren baru. Lalu seperti apa sih tren keuangan di 2020 ini?

Simak yuk prediksi tren keuangan 2020 yang dibuat berdasarkan VISA Consumer Payment Attitudes Survey 2019.

Generasi Cashless Semakin Besar dan “Tak Butuh Dompet”

Tanda-tanda ini sebenarnya sudah terlihat dan semakin masif setidaknya tiga tahun belakangan. Nah, tahun ini, generasi cashless diprediksi akan semakin besar.

Tak cuma laporan dari VISA, sejumlah perusahaan besar macam Apple, Starbucks, sampai Sephora juga melaporkan bahwa mereka menerima bentuk pembayaran cashless semakin banyak. Bukan tidak mungkin, jumlahnya tahun ini bakal lebih banyak lagi dan mereka akan mulai meninggalkan dompetnya di rumah.

Keamanan Keuangan Meningkat

Seiring peningkatan pengguna cashless, semua lembaga keuangan yang mengeluarkan produk nontunai pun semakin meningkatkan keamanannya. Siapa yang paling bisa menjamin keamanan nasabahnya akan lebih dicintai masyarakat.

Salah satunya Bank BCA yang belum lama ini menerima penghargaan terbanyak di 2019, salah satunya untuk kategori keamanan dan kenyamanan. Wajar sih ya, sebab belakangan transaksi online memang jadi kunci sukses bisnis.

Menabung Online akan Dapat Bunga Lebih Tinggi

Sebagai bagian dari invoasi pelayanan, lembaga-lembaga keuangan tentunya akan memberikan bunga lebih tinggi sebagai benefit nasabahnya, terutama untuk produk simpanannya.

Nah, untuk kamu yang belum tahu, tren bank digital tahun ini diprediksi bakal makin bersinar nih. Siapkan uangmu, ya.

Ramai-ramai Tawarkan Kesehatan Finansial

Selain produk simpan-pinjam, 2020 nanti lembaga keuangan diprediksi akan meningkatkan pelayanan kesehatan finansial. Hal ini terjadi lantaran makin banyak juga individu, termasuk anak muda, yang peduli dengan keuangannya.

Umumnya, mereka punya uang, tapi tak tahu harus diapakan uang tersebut. Jadi sangat wajar bila layanan kesehatan finansial bakal ramai di tahun ini.

Penawarannya bisa macam-macam, mulai dari manajemen, perencanaan, hingga investasi.

Pembayaran Serba Digital

Berjalan seiring dengan peningkatan pengguna, pelaku-pelaku usaha baik barang dan jasa juga bakal mengubah metode pembayarannya jadi serba digital.

Jangankan merchant-merchant produk makanan dan fesyen, belum lama ini, Pertamina pun sudah memastikan bahwa 2020 mereka akan meningkatkan penerimaan pembayaran digital. Sebelumnya sudah ada PLN, Telkom, PDAM, dan semacamnya yang menerima pembayaran digital.

Bukan tidak mungkin, lho kalau nanti semuanya, termasuk biaya kuliah kamu akan menerapkan pembayaran digital.

Hal ini malah tidak cuma terjadi di Indonesia, tapi berlaku hingga seluruh dunia, termasuk Asia Tenggara. Seperti apa potret fenomena cashless di Asia Tenggara? Simak video ini ya.

Kebiasaan Transaksi Non-tunai di Asia Tenggara