Baru Menikah? Panduan Mengelola Keuangan Ini Bisa Membantu

Baru Menikah? Panduan Mengelola Keuangan Ini Bisa Membantu
Baru Menikah? Panduan Mengelola Keuangan Ini Bisa Membantu

Setelah menikah, kehidupan seseorang akan berubah drastis. Kepentingan bersama kini menjadi prioritas daripada kepentingan pribadi. Dalam hal pengelolaan keuangan, kamu juga harus pandai berkomunikasi dan berbagi serta merencanakannya dengan hati-hati.

Komunikasi dengan jelas sangat penting karena tiap keputusan keuangan akan memengaruhi masa depan. Untuk itu, kamu bisa mengikuti panduannya seperti dikutip Liputan 6.com.

Diskusi Soal Tujuan Keuangan

Langkah pertama, petakan masa depan keuangan bersama dengan diskusi tujuan keuangan. Mulai dengan membuat daftar sasaran jangka pendek (melunasi utang pernikahan, mobil baru, liburan) dan sasaran jangka panjang (memiliki anak, pendidikan anak, masa pensiun).

Kemudian, tentukan tujuan mana paling penting dan buat skala prioritasnya.

Siapkan Anggaran

Setelahnya, kamu harus menyiapkan anggaran yang mencantumkan semua pendapatan dan pengeluaran selama jangka waktu tertentu (misal, tiap bulan, tiap tahun). Kamu atau pasanga akan bertanggung jawab mengelola anggaran dan mencatat pengeluaran.

Jika memutuskan untuk sama-sama terlibat, pastikan kamu membuat sistem pencatatan yang sama-sama diketahui kedua pihak. Ingat, simpan catatan dalam sistem pengarsipan bersama sehingga mudah menemukan dokumen penting.

Mulai dengan mencantumkan sumber penghasilan seperti gaji dan upah, bunga, atau dividen. Kemudian, tulis pengeluaran yang terjadi dengan cek mutasi atau rekam jejak di kartu kredit.

Lebih Baik Rekening Terpisah atau Gabungan?

Memilih rekening gabungan punya kelebihan untuk memudahkan pencatatan dan menurunkan biaya perawatan. Namun, kadang lebih sulit melacak besar uang dalam rekening gabungan ketika dua individu punya akses.

Bila itu yang terjadi, kamu harus memastikan kedua belah pihak saling memberi tahu tiap kali menulis menarik dana.

Asuransi

Jika kamu dan pasangan punya cakupan asuransi kesehatan yang terpisah, lakukan analisis biaya atau manfaat dari tiap rencana. Demikian, kamu bisa menentukan apakah harus memisahkan cakupan kesehatan atau tidak.

Kamu juga bisa menanyakan pada perusahaan asuransi terkait tarif satu rencana keluarga dengan biaya dua rencana tunggal. Cek juga cakupan asuransi mobil. Jika asuransimu dan pasangan terpisah, pertimbangkan untuk menggabungkan polis asuransinya.

Banyak perusahaan asuransi akan memberi diskon bila kamu melakukannya.