Benarkah Perempuan Lebih Hobi Belanja Dibanding Pria?

atur keuangan
atur keuangan

Perempuan identik dengan kebiasaan belanja yang spontan dan impulsif. Mereka juga kerap kali mendapat stempel sebagai kaum yang boros dalam membelanjakan uang karena kebiasaan tersebut.

Benarkah demikian?

Hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh FinAccel, sebuah perusahaan teknologi keuangan, tentang tren belanja 2019 justru menyebutkan hasil yang sebaliknya. Menurut mereka, 57,6% pengguna layanan kredit online adalah pria sedangkan perempuan hanya 42,4%.

"Hal ini menunjukkan pria cenderung lebih aktif dalam bertransaksi online dibandingkan perempuan," katanya seperti dikutip dari siaran pers resmi.

Hasil ini sejalan dengan riset yang dipublikasikan Harvard Business Review. Menurut riset tersebut, pria cenderung lebih berani mengambil resiko daripada wanita, baik dalam hal keuangan maupun hal lain. Perbedaan gender memengaruhi aktivitas otak yang memperhitungkan resiko dan bagaimana mereka mengambil tindakan.

“Budaya di Indonesia juga menempatkan pria sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam mencari nafkah dan sebagai kepala keluarga, sehingga para pria mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan namun tetap menjaga arus kas tetap aman," sebut Head Marketing FinAccel Indonesia Indina Andamari.

Bila dijelaskan lagi, FinAccel menyebutkan bahwa sebagian pengguna layanan kredit online miliknya menggunakan layanan bayar dalam 30 hari (85%). Sisanya, konsumen mereka menggunakan layanan pinjaman tunai (30%) dan pengguna layanan cicilan (21%).

Riset ini mengambil sampel terhadap 50 ribu golongan milenial yang bertransaksi di situs kredit online tersebut. Periode survei adalah November 2018 sampai Januari 2019.