Berapa Rasio Tabungan yang Diperlukan dalam Misi Perbaikan Keuangan?

Ilustrasi
Ilustrasi

Semangat perbaikan keuangan di tahun baru biasanya terlihat meyakinkan di bulan-bulan pertama. Sayangnya, tidak sedikit yang malah mengendur di bulan-bulan berikutnya. Bahkan banyak juga yang malah lupa pada tujuan keuangan yang sudah dimantapkan di akhir tahun lalu.

Padahal kunci untuk mencapai tujuan adalah tertib dan disiplin, lho. Jadi jika kamu saja sudah kehilangan kedisiplinan sejak awal, ya siap-siap saja resolusimu di tahun ini gagal lagi.

Untuk itu, yuk perkuat lagi komitmen kita untuk tujuan keuangan 2020. Disiplinlah dengan semua perencanaan yang sudah dibuat. Kontrol keuangan dengan manajemen yang baik, termasuk memantau rasio-rasio keuangan.

Cara ini dinilai ampuh agar kita selalu ingat pada tujuan keuangan, dan menjadi langkah dasar agar kamu lebih aware dengan keuanganmu.

Dari beberapa rasio keuangan seperti rasio utang, rasio likuiditas, hingga rasio aset, ada satu lagi yang penting untuk memperbaiki keuanganmu, yakni rasio tabungan. Ini bisa menjadi langkah pertama kamu.

Hitunglah rasio tabungan di tahun sebelumnya. Untuk awal, coba cek apakah setidaknya 10% dari total penghasilan. Mudah? Sebaiknya jangan remehkan karena faktanya banyak orang yang tak mencapai angka itu.

Untuk menghitung rasio tabungan, total dulu semua penghasilan selama 2019. Kemudian totalkan semua jumlah tabunganmu. Lalu setelah itu bandingkan jumlah tabungan dan pemasukan selama setahun dan dikalikan 100%. Sekarang cek, apakah mencapai 10 persennya.

Rasio pada 2019 itu bisa kamu gunakan sebagai tolok ukur untuk meningkatkan rasio tabungan tahun ini. Jadi katakanlah rasio tabungan kamu tahun lalu cuma 9%, maka usahakan bisa mencapai 15% tahun ini.

Bagaimana? Sanggup 15 persen? Atau bolehlah 10 persen dulu, meskipun sebaiknya memang lebih dari itu. Sebab para pakar personal keuangan saja menganjurkan rasio tabungan paling aman adalah 20% dari total penghasilan lho. Jadi dengan rasio tabungan sebesar itu, kamu bisa menyimpan uang untuk masa tua dan financial goals lainnya.

Bagaimana? Sudah coba menghitungnya?