Berlibur Bareng Teman, Perhatikan Biaya Patungan Agar Tak Merusak Hubungan

Berlibur Bareng Teman, Perhatikan Biaya Patungan Agar Tak Merusak Hubungan
Berlibur Bareng Teman, Perhatikan Biaya Patungan Agar Tak Merusak Hubungan

Tahun baru, rencana baru. Jika kamu berencana liburan bareng teman, persiapkan mulai sekarang. Karena hal itu bisa meminimalisasi kesalahan selama perjalanan yang dapat berujung pada rusaknya tali pertemanan.

Berlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan, apalagi jika dilakukan bersama teman. Tetapi perlu kamu ingat, kalian individu berbeda yang memiliki keinginan dan kebutuhan berbeda pula. Mau tak mau, kamu wajib kompromi ketika bepergian dengan orang lain. Baik itu teman maupun keluarga.

Jika kamu dan teman memiliki rencana yang sama ketika bepergian, itu tidak masalah. Yang kemudian akan menjadi masalah adalah ketika rencana dan keinginan kalian tidak sama, bukan tidak mungkin liburan kalian akan penuh drama, stres, dan hubungan pertemanan merenggang. Untuk menghindari itu semua, buat rencana bersama sebelum berangkat.

Utarakan pendapatmu. Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum berlibur adalah kapan akan berangkat dan pulang, transportasi yang akan digunakan, dan destinasi mana saja yang akan dikunjungi. Ketika kalian berdiskusi menentukan rencana, utarakan pendapatmu. Jangan sampai kamu merasa "tidak enak" lalu menyetujui rencana teman dan akhirnya kamu sendiri yang dongkol, tidak menikmati liburan.

Mengenai ongkos. Setelah kalian sepakat mengenai rencana perjalanan, perhitungkan berapa uang yang harus kalian keluarkan. Uang merupakan perkara yang sensitif. Misalnya dari rencana perjalanan, biaya hotel Rp700 ribu per hari, tetapi ada teman yang keberatan dengan biaya itu. Jadi, carilah hotel dengan biaya terjangkau buat semua anggota liburan. Hal ini juga berlaku untuk transportasi, makan, biaya yang dikeluarkan saat sampai lokasi liburan.

Rencana perjalanan sudah tersusun rapi begitu pula dengan akomodasi. Meski demikian, masih ada masalah yang datang. Sadarilah, tidak mudah menyatukan "dua kepala". Wajar jika antara kalian ada yang marah, tetapi jangan marah berlarut-larut. Utamakan komunikasi jika terjadi masalah. Apa yang kamu dan teman tidak suka, lalu cari solusinya. Jika hasil solusi tidak menguntungkanmu --tetapi solusi itu yang realistis untuk dilakukan--, cobalah untuk kompromi. Kompromi bukan hanya baik untuk temanmu, tetapi itu bentuk lain kamu menghargai diri sendiri untuk tidak memaksakan kehendak orang lain.

Perlu diingat, bepergian dengan orang lain berarti kamu harus bisa menyesuaikan diri agar suasana liburan bisa menyenangkan untuk semua orang. Jangan sampai rencana liburan bersama justru meregangkan hubungan pertemananmu.

MORE FROM MY SITE