Bila Mengalami Ini, Perencana Keuanganmu Bisa Jadi Keliru Memberi Saran

Bila Mengalami Ini, Perencana Keuanganmu Bisa Jadi Keliru Memberi Saran
Bila Mengalami Ini, Perencana Keuanganmu Bisa Jadi Keliru Memberi Saran

Pengelolaan keuangan pribadi bukanlah pelajaran yang diberikan di sekolah. Oleh karena itu, muncul profesi perencana keuangan yang bisa membantu kamu dalam menyusun perencanaan keuangan untuk masa depan.

Kendati demikian, salah pilih dalam memilih perencana keuangan bukanlah hal mustahil. Tanda-tanda seperti diungkapkan CNBC ini bisa menjadi indikator kamu memilih perencana keuangan yang tidak tepat.

Bekerja Tidak Maksimal

Meski perencana keuangan menjadi salah satu profesi menjanjikan, sampai saat ini tidak ada aturan hukum yang pasti mengenainya. Karena itu, mereka sebenarnya bisa saja bertindak untuk kepentingan mereka sendiri.

Mereka menyebut diri mereka fidusia hanya untuk menghindari konflik kepentingan dan mengenakan biaya yang lebih besar di atas normal atas nasehat mereka. Sebelum mempercayakannya pada satu pihak, tanyakan ulang pada rekan atau pengguna jasa mereka sebelumnya.

Cerdik Menyusun Strategi Mengenai Upah Mereka

Ada beberapa metode terkait pendapatan seorang ahli keuangan. Beberapa dari mereka meminta komisi atas produk yang mereka jual, meminta bagian dari aset pengelolaan (jumlahnya biasanya 1%) atau tarif konsultasi per jam.

Jenis tarif yang paling sedikit mengandung risiko adalah tarif per jam. Mereka tidak bisa mendapat bayaran lebih jika kamu tidak menyukai produk-produk yang mereka jual. Sebelum menyepakati beberapa hal, pastikan kamu sudah bertanya dan sepakat tentang metode pembayaran mereka ini.

Banyak pihak sering merasa dirugikan ketika perencana keuangan meminta jatah lebih besar dibanding perjanjian awal atau tarif seharusnya.

Menggunakan Strategi Pengelolaan Keuangan yang Terlalu Menantang

Sering, mereka hanya mengatakan, "Anda harus percaya dengan strategi kami. Kami tahu persis apa yang sedang dilakukan." Bila mereka mengatakan hal tersebut, kamu harus waspada dan sebaiknya berpikir ulang. Keuanganmu bisa berada di ujung tanduk jika dikelola mereka.

Cari Tahu Rekam Jejak

Meski tak ada aturan pasti yang mengatur mereka, kamu bukannya tidak bisa melakukan pencarian mengenai sepak terjang mereka. Kamu bisa mencari tahu hal ini dari agen asuransi potensial, akuntan publik bersertifikat, broker, hipotek dan lainnya.

Firasat Tidak Baik

Sudah merasa ada yang salah ketika kamu mengunjungi perencana keuangan untuk pertama kalinya? Apakah hal ini terkait kelakuannya keluar-masuk investasi tanpa konsultasi dahulu denganmu?

Kemudian, perencana keuangan ini mengajukan saran-saran aneh atau gaya interaksi yang tidak sopan? Jangan pandang sebelah mata firasat tentang mereka. Apalagi, hal ini terkait keuangan dan kesejahteraanmu.

Jangan ragu untuk meninggalkan mereka untuk mencari pihak yang lebih baik dan profesional.

MORE FROM MY SITE