Cara Memilih Produk Tabungan Berdasarkan Jangka Waktu Kebutuhan

Ilustrasi
Ilustrasi

Kamu punya target mengumpulkan uang dalam jangka waktu tertentu? Bingung mau pilih produk keuangan untuk mencapai target tersebut? Kita bahas yuk.

Menurut konsultan perencana keuangan bersertifikasi, Annisa Sagita, ada dua hal yang perlu kamu lakukan. Pertama, berpikirlah bahwa tidak ada istilah terlambat untuk menabung. Kedua, jangan salah pilih cara menabung untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Selanjutnya, tentukan berapa jumlah yang kamu butuhkan dan kapan kamu akan menggunakannya. Hal ini akan menggiring kamu ke pemilihan produk keuangan yang tepat.

Pada dasarnya, menurut Annissa, produk simpanan dibagi menjadi tiga jangka waktu, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.

1. Jangka Pendek

Jika tenggat waktu yang dibutuhkan di bawah 1 tahun (jangka pendek), sebaiknya hindari berinvestasi. Pilih produk tabungan seperti deposito atau simpanan dalam bentuk logam mulia (emas).

2. Jangka Menengah

Jika waktu yang dibutuhkan antara 1-5 tahun (menengah), maka kamu boleh pilih antara reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, dan surat utang negara (SBN).

3. Jangka Panjang

Jika waktu yang dibutuhkan lebih dari 5 tahun, maka kamu bisa memilih investasi jangka panjang seperti reksa dana campuran, reksa dana saham, dan saham.

Jangan lupa, setiap produk keuangan tentunya punya kelebihan dan risikonya masing-masing. Jadi jangan cuma mendengar kata orang, tapi pastikan pilihan kamu berdasarkan profil risiko.

Tentunya, hasil yang lebih optimal akan kamu dapatkan bila kamu menabung sejak jauh hari. Semakin lama waktu menabung, maka semakin besar hasilnya.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.