Cara Menyelamatkan Kondisi Keuangan yang Kritis

keuangan
keuangan

Anak muda masa kini terkenal meremehkan dana darurat dan investasi. Mereka lebih memikirkan tabungan liburan atau pemenuhan gaya hidup. Tak jarang, kerap muncul kasus anak muda terjerat utang kartu kredit karena dorongan mengikuti gaya hidup.

Kebiasaan ini tentu akan membawa seseorang mengalami krisis keuangan. Mengutip Kumparan, cara berikut bisa membantu memperbaiki kondisi keuangan dan kebiasaan burukmu.

Wajar Gunakan Kartu Kredit

Kartu kredit memang menawarkan keuntungan bisa digunakan secara bijak. Namun, bisa berbahaya bila diperlakukan layaknya uang tambahan. Karenanya, gunakan kartu kredit sebagai penunda pembayaran saja, bukan uang tambahan. Demikian, kamu bisa belanja sesuai kemampuan dan terhindar utang.

Mulai Investasi

Jangan terjebak anggapan bahwa investasi baru bisa kamu lakukan ketika masuk usia matang dan karier mapan. Mulailah investasi sejak muda ketika usia masih produktif. Demikian, kamu bisa mewujudkan mimpi dengan lebih cepat, seperti memiliki rumah atau kendaraan sendiri.

Belanja Terkendali

Berbelanja memang kegiatan yang menyenangkan. Namun, bukan berarti kamu boleh membeli barang apa saja yang menarik ketika kamu lihat. Ini bisa menempatkan posisi keuanganmu menjadi kritis. Agar tidak impulsif atau tertarik diskon, buat skala prioritas. Jadi, kamu benar-benar membeli barang kebutuhan saja.

Menabung

Menabung memang bukan hal mudah. Namun, kamu harus memaksakan diri melakukannya. Sebab, memiliki tabungan akan memberikan rasa aman keuangan (financial security). Agar disiplin, manfaatkan fitur tabungan rencana yang otomatis memotong memisahkan uang untuk tabungan.

Dana Darurat

Dana darurat juga menjadi salah satu hal yang akan memberimu rasa aman. Jadi, mulailah mengisi dana darurat, baru beralih ke investasi. Idealnya, besar dana darurat adalah tiga sampai enam kali penghasilan bulananmu.

Semoga bermanfaat.