Dear Gen Z, Ini Saran Finansial Dari Generasi Sebelumnya

Ilustrasi Gen Z.
Ilustrasi Gen Z.

Generasi milenial telah menghadapi berbagai masalah yang mungkin belum dialami generasi penerusnya yang biasa disebut Gen Z.

Para milenial telah mengalami sulitnya mencari kerja karena krisis ekonomi pada 2008, sulitnya membeli rumah di tengah melambungnya harga properti, hingga berbagai kesulitan finansial yang mereka hadapi.

Tahun ini generasi milenial banyak yang sudah mendekati usia 40 tahun dan tampaknya sebagian besar sudah siap untuk memberikan saran dan tips finansial kepada adik-adik mereka yang lebih muda.

Menurut survei yang dilakukan oleh New York Life, lima tips finansial dari para milenial cukup sederhana untuk diikuti, namun ternyata sangat efektif dalam membangun kestabilan finansial di masa mendatang. Lalu, apa saja saran para milenial untuk Gen Z?

Jangan hidup melebih kemampuanmu

Saran pertama dari kaum milenial cukup sederhana. Intinya kamu harus menerapkan gaya hidup yang sesuai kemampuanmu. Memang hal ini cukup sulit, apalagi bagi para first jobber yang penghasilanya belum begitu besar, namun memiliki banyak keinginan. Belum lagi ada ketakutan dicap ‘nggak asyik’ karena nolak ajakan nongkrong.

Sebanyak 78% dari para milenial yang disurvei mengatakan bahwa menjaga gaya hidup memiliki dampak yang besar bagi kehidupan finansial mereka. Nah, sebaiknya kamu mulai sekarang memprioritaskan kebutuhan utama dahulu dibanding memenuhi keinginan belanja yang impulsif.

Buat perencanaan keuangan

Saran kedua yang banyak diberikan oleh para milenial adalah membuat perencanaan keuangan secara matang. Menurut mereka, cara ini juga bisa memberikan dampak yang sangat besar bagi kestabilan finansial para Gen Z.

Kamu bisa mulai mencatat setiap pengeluaran yang kamu buat, dari situ kamu dapat melihat pengeluaranmu terpakai untuk apa saja dan sekaligus dapat menentukan bagian mana yang membuat pengeluaranmu jadi boros. Potong pengeluaran yang boros tersebut dan alihkan menjadi investasi yang bisa menguntungkanmu.

Siapkan dana darurat

Sering kan mendengar saran untuk memiliki dana darurat? Bukan tanpa sebab menyiapkan dana darurat sangat dianjurkan oleh banyak orang. Pasalnya, kamu tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Coba deh kamu lihat kondisi pandemi saat ini, banyak banget yang terkena PHK atau gajinya dipotong. Di kondisi seperti itu, kamu pasti akan sangat bersyukur sudah menyiapkan dana darurat.

Bayar tagihan kartu kredit secara penuh

Kalau kamu sudah bisa menerapkan 4 tips di atas, kamu pasti bisa membayar tagihan kartu kredit secara penuh dan tepat waktu. Pastikan kamu menggunakan kartu kredit dengan bijak ya, agar pengeluaranmu tetap terkontrol. Pasalnya, banyak yang melakukan kesalahan dengan tidak membayar tagihan secara penuh, sehingga masih ada generasi milenial yang terjebak hutang kartu kredit hingga saat ini akibat kesalahan tersebut di masa lalu.

Tahan godaan foya-foya

Dapat kenaikan gaji, THR, atau bonus memang sangat menyenangkan. Rasanya pasti langsung mau dipakai belanja atau foya-foya tuh. Tapi, menurut suvei New York Life, para milenial tidak menyarankan hal tersebut lho. Dana tersebut sebaiknya digunakan untuk menabung atau investasi. Menurut para milenial, menabung atau investasi itu lebih penting.

Bicara soal investasi, enggak usah pusing-pusing lagi deh. Sekarang sudah ada aplikasi WELMA dari BCA, aplikasi investasinya anak muda yang cocok buat kamu yang mau mulai berinvestasi secara aman. Aplikasi ini sudah tersedia untuk Android & iOS dan bisa diunduh secara gratis.

Yuk, kenalan sama WELMA melalui tautan ini.