Dua Tipe Orang dalam Menabung, Kamu Tim Mana?

Ilustrasi
Ilustrasi

Setidaknya ada dua tipe orang dalam menabung. Pertama, ada yang menabung dari sisa uang gajian. Kedua, ada juga yang menabung sejak awal menerima gaji.

Keduanya tentu sah-sah saja, mengingat kebutuhan masing-masing orang memang berbeda. Namun untuk tipe orang pertama, akan jadi masalah bila ternyata tidak ada uang yang tersisa lagi setelah membelanjakan semua gajinya.

Inilah mengapa, tipe orang kedua cenderung lebih sukses menabung daripada tipe pertama. Sebab sejak awal, terlepas dari segala kebutuhannya di bulan tersebut, ia tetap disiplin pada komitmen menabung.

Sebenarnya tidak sulit untuk menjadi tipe orang kedua. Kuncinya ada di disiplin dan komitmen. Selain itu, kamu juga bisa menerapkan 3T agar selalu bisa menabung. Apa itu?

1. Tanamkan Pola Pikir

Untuk bisa terus menabung, kamu harus punya pola pikir dan kesadaran akan pentingnya sebuah tabungan untuk masa depan. Menabung juga merupakan sebuah proses panjang dan berkelanjutan. Tanpa komitmen berkelanjutan, maka hasilnya akan tidak maksimal.

2. Terapkan Alokasi Budget

Agar komitmen terjaga, terapkan alokasi anggaran keuangan sejak awal. Gunakan formula ideal seperti 50/30/20, 50/30/10/10, atau formula lainnya yang sesuai kondisi keuangan kamu. Dengan selalu mengalokasikan bujet di awal, kamu tidak perlu khawatir tidak bisa menabung.

3. Tentukan Target

Jika masih bingung mau memilih formula yang mana, tentukan target tabungan kamu. Misalnya gaji kamu Rp5 juta. Dalam lima bulan ke depan, kamu butuh Rp2,5 juta untuk bayar pajak lima tahunan kendaraan.

Berarti, gunakan formula 50/30/10/10, yakni 50% kebutuhan primer, 30% kewajiban (bayar tagihan dan cicilan), 10% untuk keinginan (hiburan, jajan), dan 10% untuk tabungan atau investasi. Dengan alokasi 10% (Rp500 ribu), maka target Rp2,5 juta dalam 5 bulan bisa terpenuhi.

Strategi ini akan membuat anggaran kebutuhan kamu aman, anggaran kewajiban tidak terganggu, dan anggaran hiburan tidak perlu dikurangi. Kamu pun tidak perlu berutang untuk bayar pajak kendaraan.

Sekali lagi, sebenarnya tidak ada yang salah dengan kedua tipe di atas. Jika kamu merasa nyaman dengan tipe pertama pun tidak masalah, selama bisa menjaga komitmen untuk tetap menabung. Sebab pada dasarnya menabung adalah cara terbaik untuk memudahkan kita memenuhi kebutuhan di masa depan.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.