Duh, Banyak Pengguna Kartu Kredit Tak Tahu Peraturan Ini

Ilustrasi
Ilustrasi

Tahukah kamu jika Bank Indonesia (BI) telah merilis kebijakan baru terkait penggunaan PIN untuk setiap transaksi menggunakan kartu kredit? Nantinya, seluruh pengguna kartu kredit wajib menggunakan PIN saat bertransaksi tatap muka mulai 1 Juli 2020.

Jika peraturan ini sudah berjalan, artinya kamu sudah tidak bisa lagi menggunakan tanda tangan untuk otentikasi transaksi. Tujuan diberlakukannya peraturan PIN ini baik kok, harapannya transaksi kartu kredit semakin aman ke depannya.

Sayangnya masih banyak pemegang kartu kredit yang belum mengetahui adanya kebijakan tersebut. Waduh, kok bisa ya? Padahal sejumlah bank penerbit kartu kredit sudah terus melakukan edukasi terkait peraturan baru ini lho.

Menurut survei yang dirilis oleh VISA, lebih dari setengah atau 52% pemegang kartu kredit di Indonesia belum mengetahui adanya kebijakan penggunaan PIN mulai Juli mendatang. Selain itu, satu dari empat responden yang memegang satu atau lebih kartu kredit masih belum mengaktifkan PIN untuk seluruh kartunya.

Alasan paling umum yang diberikan oleh responden adalah tidak sempat mengaktfikan PIN dan lebih memilih otentikasi tanda tangan saat bertransaksi menggunakan kartu kredit karena dianggap lebih praktis.

Padahal, mengaktifkan PIN kartu kredit memberikan banyak keuntungan bagi pemiliknya seperti yang tertulis di situs BCA. Dengan mengaktifkan PIN akan mengurangi risiko kartu kredit disalahgunakan orang lain ketika kartu hilang.

Selain itu, sejumlah negara juga telah menerapkan penggunaan PIN kartu kredit, dengan mengaktifkannya kamu akan lebih mudah saat bertransaksi di luar negeri.

Yuk, tunggu apa lagi? Segera aktifkan PIN kartu kredit milikmu. Bagi pemegang kartu kredit BCA, cara mengaktfikan PIN sangat mudah lho. Ada tiga cara yang dapat kamu pilih, yaitu melalui aplikasi BCA Mobile pada smartphone, lewat situs bca.co.id/creditcard, atau melalui ATM BCA.

Informasi selengkapnya bisa kamu lihat pada tautan ini.