Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Menyusun Target Keuangan

Target Keuangan 2019
Target Keuangan 2019

Perencanaan keuangan yang tidak matang dapat memicu kekhawatiran dan kecemasan. Oleh karena itu, di awal tahun, perencanaan keuangan selama 2019 harus segera disusun. Belum memiliki resolusi dan target keuangan di tahun ini? Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan seperti dikutip lifehack:

Objektif

Susun target-target keuanganmu dengan jelas dan objektif. Jangan hanya menyusunnya berdasarkan mimpi. Memiliki mimpi adalah sesuatu yang sah. Namun, dalam hal perencanaan keuangan kamu harus memiliki target yang mungkin dicapai dengan perjuangan.

Apa targetmu untuk tahun ini? Menyiapkan dana untuk membayar uang muka (DP) rumah? Menyiapkan dana pendidikan anak? Membeli mobil? Susun target tersebut beserta dengan langkah yang jelas. Masukkan juga kapan target tersebut harus terlaksana. Dengan menambahkan waktu, kamu akan lebih fokus untuk mencapai target tersebut.

Realistis

Mengapa harus realistis? Karena target yang terlalu ambisius dapat melukai semangat dan kesempatan yang ada di depan mata. Bila tidak mampu meraihnya, kamu akan menjadi tidak semangat dan kehilangan motivasi.

Inflasi

Ronald Reagen pernah berkata, "Inflasi sama ganasnya dan menakutkan seperti perampok dan pembunuh bayaran."

Mengapa inflasi penting? Karena nilai uang di masa kini dan mendatang tidak sama. Karena itu, dalam menyusun rencana keuangan, selalu perhatikan inflasi. Misalnya ketika kamu merencanakan biaya sekolah anak pada 10 tahun mendatang. Di Indonesia, inflasi pendidikan bisa mencapai 10% per tahun. Dengan begitu, pastikan biaya sekolah anakmu memberikan imbal hasil di atas inflasi.

Jangka Pendek dan Panjang

Target keuangan jangka pendek harus dibedakan dengan jangka panjang. Kamu bisa membedakan target keuangan jangka pendek sampai tiga tahun dan jangka panjang di atas tiga tahun. Target jangka pendek dan panjang akan memudahkanmu dalam pemilihan instrumen investasi. Dengan begitu, kamu akan semakin mudah meraih target keuanganmu.

Subjektif Sesuai dengan Target

Setiap individu memiliki target sendiri. Meski kelihatannya sama, kamu dan temanmu bisa jadi memiliki tujuan keuangan yang berbeda. Misalnya kamu dan temanmu sama-sama menargetkan membayar uang muka KPR dua tahun lagi. Meski begitu, jumlah dana yang dibutuhkan kamu dan temanmu bisa jadi berbeda karena lokasi rumah dan kondisi rumah yang dipilih.

Penting untuk memastikan bahwa target keuanganmu dibuat berdasarkan kebutuhanmu. Jangan buat target karena mengikuti seseorang. Buatlah awal yang baik dengan melakukan evaluasi diri. Apa yang kamu butuhkan dalam hidup? Kapan harus mencapainya? Lewat cara apa saja?

Dengan cara tersebut, kamu memiliki alasan yang kuat untuk berjuang mencapai semua target yang kamu susun sendiri. Kapanpun merasa motivasimu turun dalam mengejar target tersebut, kamu juga akan ingat kembali. Kamu memiliki alasan kuat mengapa harus terus semangat dalam mengejar target pribadimu tersebut. Bukan karena orang lain ataupun dikejar kebutuhan yang sebenarnya tidak benar-benar kamu perlukan.

Selamat menyusun resolusi keuanganmu di 2019!