Hari Ini IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan

Hari Ini IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan
Hari Ini IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan

Pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (29/6), Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil masuk ke zona hijau. Penguatan 0,95% membawa indeks melaju ke level 4.882,17.

Indeks menguat berkat optimisme yang muncul setelah pemerintah menyetujui RUU Pengampunan Pajak. Menurut Riset Ekonomi dan Industri PT Bank Central Asia Tbk (BCA), pengesahan RUU Pengampunan Pajak akan menjadi angin segar dan berpotensi menjadi pendorong bursa.

Perusahaan di industri otomotif, perbankan, properti dan infrastruktur akan mendapat keuntungan dari kebijakan ini. Hal ini akan membuat indeks punya peluang untuk bergerak positif di perdagangan hari ini.

Selain itu, pemerintah juga sudah mengesahkan APBN-P 2016 dengan defisit anggaran yang diturunkan menjadi 2,35% dari PDB. Indeks pun diperkirakan bergerak di rentang 4.825-4.920 dan melanjutkan optimisme pasar.

Namun, investor juga perlu waspada karena penguatan indeks bisa dimanfaatkan untuk aksi ambil untung. Momentum negatif dari aksi penjualan pelaku pasar akibat efek Brexit sudah mereda dan hal ini terlihat dari beberapa mata uang yang mulai menguat.

Investor berspekulasi dampak dari sentimen Brexit akan memicu pemerintah melakukan pelonggaran kebijakan yang pro pasar. Sentimen selanjutnya akan fokus pada tingkat kepercayaan konsumen di Eropa, rencana stimulus tambahan dari bank sentral Jepang (BoJ), tingkat inflasi di Jerman, tingkat kemampuan konsumen, penghasilan, penjualan rumah dan stok persediaan minyak di Amerika Serikat (AS).

Harga minyak juga mulai merangkak naik seiring pelemahan dolar AS dan ekspektasi turunnya persediaan minyak AS.

Jelang libur panjang, investor jangka pendek perlu waspada, sedangkan investor jangka menengah dan panjang sebaiknya tak melewatkan momentum koreksi wajar untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat indeks masih berada dalam fase uptrend jangka panjang.

Di pasar spot, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berhasil ditutup menguat tajam. Penguatan 1,22% membawa rupiah melaju ke level 13.188.