Hindari Utang dengan Memiliki Dana Darurat yang Cukup

Hindari Utang dengan Memiliki Dana Darurat yang Cukup
Hindari Utang dengan Memiliki Dana Darurat yang Cukup

Ada banyak cara untuk menghindari utang. Namun, sebuah hasil survei terbaru di Amerika Serikat (AS) menunjukkan, memiliki dana darurat yang cukup juga penting untuk mengindari utang.

Hal ini dibuktikan oleh 34% warga AS yang punya keuangan sehat berkat dana darurat yang cukup. Melalui dana darurat ini, semua pengeluaran tak terduga bisa diatasi dengan baik, baik mendadak sakit atau kecelakaan.

"Untuk bayar tagihan di saat mendesak, sisa responden mengaku menggunakan skema utang yang jelas membahayakan kondisi keuangan," kata laporan tersebut dikutip CNBC.

Dari hasil survei yang sama, diketahui pula bahwa 39% responden mengaku akan membayar semua tagihan di masa darurat menggunakan tabungan mereka. Namun faktanya, banyak yang menggunakan kartu kredit, pinjaman teman atau pinjaman tanpa agunan (KTA).

"Rumah tangga dengan penghasilan lebih rendah, lebih memiliki peluang terjebak utang. Sementara keluarga dengan pendapatan lebih baik akan menggunakan uang tunai untuk membayar kebutuhan mendesak," sebut laporan tersebut.

Namun, semua hal yang membahayakan kesehatan keuanganmu itu bisa kamu cegah bila kamu punya dana darurat yang cukup. Untuk mencegah kebangkrutan, satu-satunya cara tentu dengan mengumpulkan dana darurat yang cukup besar.

Perencana Keuangan Dave Ramsey bahkan menyebut, memiliki US$1.000 atau sekitar Rp13,5 juta sebagai langkah awal membangun dana darurat. Itu saja tidak cukup. Untuk dapat bebas dari utang, kamu harus terus berhati-hati dan membangun dana darurat.

"Karena kamu tidak tahu kapan mobil akan kecelakaan atau ada banjir. Atau kapan ada pengeluaran besar dalam hidup dan keluarga," tulis Ramsey dalam buku The Total Money Makeover.

Untuk kamu yang belum menikah, dana darurat yang cukup senilai tiga sampai enam bulan pengeluaran bulanan. Perencana Keuangan Suze Orman lebih ketat. Dia menyarankan untuk memiliki setidaknya delapan sampai 12 bulan pengeluaran bulanan sebagai dana darurat.

Bila belum punya, maka kamu bisa dibilang belum aman secara finansial dan bebas utang. "Ini bukan hanya tentang kondisi ekonomi. Ini mengenai hal tak terduga dalam hidup cara memastikan bahwa kita aman," pungkas Suze.