Hore, Denda Pajak Kendaraan Ditiadakan Selama Wabah

Ilustrasi
Ilustrasi

Buat kamu yang punya motor atau mobil pribadi, ada kabar gembira nih dari Divisi Humas Polri. Jadi selama wabah COVID-19 berlangsung, denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor bakal ditiadakan.

Peraturan ini berlaku bagi pemilik kendaraan yang masa berlaku STNK atau pajaknya habis pada periode 29 Februari 2020 - 29 Maret 2020. Jadi kamu dapat menunda pembayaran pajak selama periode tersebut tanpa khawatir dikenakan denda.

Aturan ini diberlakukan oleh Polri dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 sekaligus sebagai bentuk keringanan bagi masyarakat yang terdampak oleh wabah. Polri mengharapkan semua masyarakat tetap #dirumahaja dan mengurus pajaknya nanti setelah tanggal 29 Mei 2020 saja.

"Ini wujud Polri sangat memahami situasi , saat ini dimana physical distancing ada keterbatasan ruang gerak masyarakat, karena juga harus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang disarankan beraktivitas di rumah. Polri memahami situasi perekonomian di saat ini," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra.

Jadi kamu yang masa berlaku pajak motor atau mobilnya habis enggak perlu buru-buru langsung pergi mengurus pajak. Utamakan kesehatan dan keselaman diri sendiri dan keluarga dengan tetap mengikuti peraturan PSBB.

Tapi jika memang kamu sudah menyiapkan dana untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, kamu bisa melakukan pembayaran online melalui aplikasi Samolnas. Caranya gampang kok, kamu tinggal mengisi data-data yang diperlukan untuk mendapatkan kode bayarnya.

Enggak perlu keluar rumah, pembayarannya bisa dilakukan lewat layanan e-banking dari bank yang bekerja sama seperti BCA Mobile. Setelah pembayaran dilakukan, Samsat akan mencetak Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP) atau STNK-nya, yang akan diantar langsung ke alamatmu.

Selengkapnya bisa kamu baca di artikel ini ya.