Inflasi di Januari Capai 0,51%, Lebih Rendah Dari Desember 2015

Inflasi di Januari Capai 0,51%, Lebih Rendah Dari Desember 2015
Inflasi di Januari Capai 0,51%, Lebih Rendah Dari Desember 2015

Baru-baru ini, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan berisi inflasi di Januari 2016. Di bulan lalu, inflasi mencapai 0,51%. Angka tersebut lebih rendah dibanding Desember 2015 (0,96%) dengan inflasi tahun kalender mencapai 0,51%.

Tingkat inflasi tahun ke tahun (Januari 2016 terhadap Januari 2015) sebesar 4,14%. Komponen inti inflasi mencapai 0,29% dan inti tahun ke tahun 3,62%. Sejak tujuh tahun lalu, dari 2010 inflasi Januari ini paling kecil.

Diharapkan, hal ini menjadi awal yang baik. Pada Januari 2010 mencapai inflasi 0,4%, 2011 (0,89%), 2012 (0,76%), 2013 (1,03%), dan 2014 (1,07%). Kepala BPS Suryamin menyebutkan, dari 82 kota, 75 kota mencatatkan inflasi dan tujuh kota deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,82% dan terendah 0,02% di Padang. Sedangkan deflasi tertinggi di Gorontalo sebesar 0,02%. Menurut pengamat, tren inflasi awal tahun yang cenderung rendah ini karena tak ada perayaan hari besar, malah ada penurunan harga BBM di Januari 2016.

Berbeda, pada Desember, harga semua bahan pangan dan kebutuhan pokok melonjak. Lonjakan harga daging ayam dan sapi belum memberi dampak besar meski ada masyarakat yang mengeluhkannya.

MORE FROM MY SITE