Jenis Masalah Keuangan yang Tidak Perlu Kamu Khawatirkan

Ilustrasi
Ilustrasi

Setiap orang pasti pernah menghadapi masalah keuangan. Namun masalah yang dihadapi berbeda-beda. Jadi ya wajar kalau cara menanganinya juga berbeda-beda.

Untuk kita yang masih muda, urusan keuangan jelas tak boleh disepelekan. Setiap keputusan yang diambil, sekecil apapun itu, dapat memengaruhi kondisi finansial ke depannya. Jadi tetap harus bijak ya, Guys.

Namun, seperti dikutip dari The Financial Diet, ternyata enggak semua masalah keuangan harus dikhawatirkan secara berlebihan. Atau kalau kata James Gross, Ph.D., profesor jurusan psikolog di Stanford University, ada masalah yang diatasi dengan cara membiarkannya.

Penasaran dengan maksudnya? Simak yuk.

Soal Kesenangan Kecil

Saat kamu mulai peduli terhadap pengelolaan keuangan, mungkin ada di antara kamu yang berpikir bahwa menikmati kopi di kafe atau kesenangan kecil lainnya tidak diperlukan karena merupakan pemborosan. Tapi tidak semua orang berpikir demikian.

Sebab menikmati uangmu untuk kesenangan kecil, seperti segelas kopi atau membeli makanan favorit sebenarnya memang sah-sah saja. Apalagi jika hal tersebut dapat membuat harimu lebih baik atau menambah semangatmu dalam bekerja. Asalkan yang terpenting ada uang lebih yang bisa kamu gunakan untuk kesenangan kecil tersebut.

Jadi dengan kata lain, mengeluarkan uang untuk hal yang bisa menambah semangat untuk kerja boleh-boleh saja. Yang penting dapat kita kontrol.

Perencanaan Pengeluaran Terlalu Detail

Banyak orang yang memutuskan untuk melacak setiap rupiah yang dibelanjakan dengan detail. Pada prinsip dasar pengelolaan keuangan yang baik, hal ini memang tidak salah, tapi kadang cara tersebut, terlebih kalau tidak dilakukan dengan tepat, hanya akan membuatmu tertekan.

Pengelolaan keuangan tidak perlu sampai membuatmu jadi stres, kan? Hal yang terpenting adalah semua kewajiban serta tagihanmu terbayarkan, kebutuhan dasar terpenuhi, dan target menabung tercapai. Jika seluruh prioritasmu sudah terlaksana, maka sisa uang yang kamu pakai tidak perlu dipikirkan secara berlebihan ya.

Dari dua masalah keuangan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa uang yang kita hasilkan dari kerja keras juga berhak kita nikmati, lho. Selama skala prioritas sudah dibuat dengan baik dan ada sisa uang lebih untuk dinikmati, mengapa tidak?

Bisa Juga untuk Investasi

Namun di antara sekian banyak pilihan, apakah investasi terlintas dalam rencanamu? Nah, hal ini perlu kita perhatikan juga.

Masih kata Gross tadi, jika konteksnya adalah menikmati uang, justru masa paling tepat untuk menikmati hasil jerih payah adalah masa tua. Sayangnya, banyak orang tak siap menghadapi masa pensiun.

Mereka masih merasa kurang dalam hal finansial karena tidak menyisihkan uang yang cukup untuk masa tuanya. Sehingga mereka pun terpaksa masih bekerja keras saat usianya sudah tua.

Nah, agar tidak perlu kerja keras sampai tua, yuk rencanakan investasi. Sekarang investasi jauh lebih mudah dan jauh lebih murah.

Dengan Rp100 ribu saja, kamu sudah bisa investasi. Apalagi sekarang dapat kamu lakukan lewat HP.

Soalnya sekarang ada aplikasi Welma yang membuat mengelola investasi jadi simpel dan praktis. Penasaran sama Welma dari BCA?

Klik di sini.