Kebiasaan Anak Muda Jakarta Ini Bikin Sulit Kaya (1)

Kebiasaan Anak Muda Jakarta Ini Bikin Sulit Kaya (1)
Kebiasaan Anak Muda Jakarta Ini Bikin Sulit Kaya (1)

Sebagai ibu kota negara, Jakarta memang menawarkan mimpi bagi banyak orang. Kota ini memang sangat majemuk dan menawarkan banyak hal bagi penduduknya. Jadi, jangan heran mendengar alasan orang datang ke Jakarta untuk mencari penghidupan yang lebih baik.

Jakarta juga menjadi tempat di mana beragam gaya hidup dapat kamu jumpai. Ada yang memang pandai mengelola keuangannya, namun ada pula yang secara tak sadar malah membuat kondisi keuangannya menjadi tidak sehat karena gaya hidup pilihannya.

Sibuknya aktivitas harian di Jakarta juga cenderung membuat orang membentuk Latte Factor atau kebiasaan mengeluarkan uang dalam jumlah kecil namun cukup sering dan merupakan kebiasaan buruk.

Kebiasaan buruk inilah yang menjadi biang anak muda Jakarta kesulitan untuk menjadi kaya.

Minum Kopi Premium

Bukan rahasia lagi bahwa anak muda Jakarta sangat menyukai kopi, khususnya kopi premium seperti Starbucks. Di tiap gerai kedai kopi ini, ada banyak anak muda yang bisa kamu jumpai. Kopi premium dari kedai kopi tersebut dihargai mulai dari Rp 30 ribu.

Jadi, kamu bisa bayangkan, bila cukup sering minum di kedai kopi itu, pengeluaran dalam sepekan bisa mencapai ratusan ribu. Sebaiknya, kamu hindari pengeluaran seperti ini dengan membeli kopi yang lebih murah atau membuat kopi sendiri.

Selisih uang yang ada, bisa kamu tabung.

Kerap Menggunakan Taksi

Dibanding transportasi umum, taksi tentu menawarkan kenyaman tersendiri. Kamu akan diantarkan ke tujuan yang kamu ingin. Namun, coba hitung ongkosnya. Naik taksi tidaklah murah. Setidaknya, untuk sekali jalan mungkin kamu bisa menghabiskan Rp 50 ribu.

Dalam satu bulan, anggaran untuk naik taksi ini bisa mencapai Rp1 juta bila kamu sering menggunakannya. Sebaiknya, kurangi kebiasaan naik taksi, ada banyak alternatif transportasi lain yang juga nyaman.

Kamu bisa memanfaatkan Transjakarta, Metro Mini atau Kopaja atau bahkan kereta listrik. Kamu juga bisa memanfaatkan jasa transportasi daring (online) yang memang lebih murah dari transportasi umum.

Berlanjut ke bagian kedua.