Khusus Freelancer, Ini Bekal Buat Capai Kebebasan Finansial Tahun Depan

Ilustrasi
Ilustrasi

Menjadi freelancer memang memberi sensasi tersendiri. Tanpa gaji rutin per bulan jadi tantangan yang tak main-main. Sebab jika tak bisa mengatur keuangan dengan baik, alamat mereka akan mengalami kesusahan di bulan-bulan tertentu.

Namun menariknya, mereka yang berminat jadi freelancer justru makin banyak. Meski tanpa gaji rutin, proyek-proyek yang didapat cenderung lebih besar dari penghasilan saat mereka masih jadi karyawan. Selain itu, bekerja tanpa rutinitas dinilai lebih menyenangkan.

Mereka yang memilih freelance juga jadi lebih bebas mengeksplorasi dan mengembangkan skill. Mereka juga bisa mengatur waktu sendiri, seperti kapan harus mengambil banyak pekerjaan dan kapan bisa libur.

Namun ya itu tadi. Menjadi seorang freelancer berarti harus berani mengambil risiko dengan penghasilan yang tak menentu.

Artinya, privilege yang didapat ini harus diimbangi dengan kerja ekstra keras dan juga kemampuan untuk mengelola keuangan.

Apalagi tak sedikit juga freelancer yang berhasil membangun reputasi dan menghasilkan banyak cuan, tapi gagal mengelola keuangannya. Kebanyakan, mereka tergoda dengan gaya hidup dan lupa mengatur keuangan.

Nah, sekarang, mumpung ada momen tahun baru, yuk kelola penghasilan lebih baik lagi. Selain itu, ikuti langkah-langkah ini agar kamu bisa bebas secara finansial.

Siapkan tabungan dana darurat

Khusus untuk freelancer, tabungan dana darurat ini sudah harus menjadi kewajiban. Sebab, ya itu tadi, penghasilan tetap freelancer tak bisa dipastikan.

Kamu bisa mulai menyisihkan dana dari honor yang kamu terima setelah mengerjakan proyek untuk disimpan sebagai dana darurat.

Minimal, total dana darurat yang kamu kumpulkan harus bisa digunakan untuk pengeluaran selama tiga bulan. Dana darurat ini untuk berjaga-jaga bila suatu saat orderan pekerjaan sedang sepi.

Ikut asuransi kesehatan

Seorang freelancer juga harus memerhatikan kesehatannya. Untuk itu, asuransi kesehatan sangat penting untuk mengantisipasi bila sakit. Tanpa asuransi kesehatan, pengeluaranmu akan membengkak bila sakit.

Ada beragam asuransi kesehatan yang bisa kamu pilih. Selain BPJS Kesehatan yang memang diwajibkan, kamu bisa mem-backup dengan ikut asuransi swasta, seperti asuransi Maxi Protection.

Kamu bisa pilih sendiri produk asuransi seusai kebutuhan dan anggaran. Info produk asuransi yang bekerja sama dengan BCA bisa dicek di tautan ini.

Berinvestasi

Setelah memiliki dana darurat dan asuransi kesehatan, kamu sebagai seorang freelancer harus mulai memikirkan soal investasi. Instrumen investasi yang bisa kamu pilih macam-macam. Bisa emas, bisa reksa dana, dan bisa juga saham. Tergantung rencana kamu untuk berinvestasi.

Untuk mengawali, kamu bisa kok berinvestasi di instrumen Reksa Dana Pasar Uang. Caranya pun gampang. Kamu bisa membeli reksa dana lewat aplikasi WELMA BCA.

Tabungan dana pensiun

Dana yang kamu investasikan tadi sebenarnya bisa juga kamu gunakan untuk dana pensiun di masa depan. Namun, alangkah lebih baik lagi bila kamu menyiapkan tabungan dana pensiun yang terpisah dari investasi kamu.

Kamu bisa ikut BPJS Ketenagakerjaan khusus peserta bukan penerima upah. Bisa juga kamu ikut asuransi dana pensiun seperti RetirePlan dari AIA yang bekerja sama dengan BCA.

Nah, cukup mudahkan membuat pengelolaan keuangan untuk freelancer? Langsung mulai yuk agar kamu bisa mencapai financial goals.