Macam-macam Aset untuk Agunan (1)

Macam-macam Aset untuk Agunan (1)
Macam-macam Aset untuk Agunan (1)

Agunan merupakan salah satu syarat untuk meminjam uang ke bank. Bank Indonesia (BI) pun membuat Peraturan Bank Indonesia (BI) No 9/PBI/2007 yang mengatur perihal ini. Dari peraturan ini, disebutkan jenis agunan yang diakui.

Pertama, jika kamu memiliki aset berupa properti, seperti rumah, gudang, gedung, atau tanah bisa kamu jadikan agunan untuk mengajukan pinjaman ke bank. Caranya, kamu cukup menyerahkan sertifikat properti milikmu setelah itu bank akan melakukan proses seleksi ketat.

Kedua, mobil juga bisa kamu jadikan agunan atau jaminan. Kamu bisa memberikan STNK, BPKB asli dan kunci kendaraan pada kreditur. Untuk aset ini, plafon pinjamanmu bisa mencapai Rp100 juta dengan tenor maksimal 5 tahun. Selain itu, usia kendaraan maksimal 10 tahun.

Ketiga, jika kamu punya kapal dan pesawat, kamu juga bisa menjadikannya jaminan untuk mendapat pinjaman uang dari bank. Syaratnya, kapal dan pesawat memiliki volume bruto minimal 20 meter kubik dan bobot bruto maksimal 20 meter kubik.

Keempat, mesin pabrik juga bisa kamu jadikan agunan. Mesin pabrik yang layak dijadikan jaminan adalah mesin yang layak pakai dan masih berfungsi secara teknis. Plafon tertinggi yang diberikan untuk aset ini rata-rata di atas Rp5 miliar, tergantung besar skala barang.

Kelima, selain berupa barang atau aset, corporate/personal guarantee juga bisa menjadi agunan. Kriterianya adalah, ada kelayakan dan bonafiditas dari penjamin dan memastikan bahwa perjanjian tersebut sudah ditandatangani pihak berwenang.

Keenam, emas memiliki nilai jual tinggi dan kamu bisa membuatnya jadi jaminan. Sayangnya, bank konvensional tak bisa menerima emas sebagai agunan karena tidak diizinkan BI lewat PBI No 9/2007. Solusinya, kamu bisa menjaminkan emas di bank syariah.

Selain itu, kamu bisa juga menggadaikannya di pegadaian milik pemerintah. Bawa emasmu ke Pegadaian, kemudian serahkan bersama formulir dan fotokopi KTP. Tak sampai 30 menit, kamu sudah bisa mendapat uang tunai yang jumlahnya sekitar 85% dari nilai emas.

Baca artikel bagian ke-2 di sini.