Melunasi Utang Perlu Strategi Cerdas

Membayar Utang
Membayar Utang

Memiliki utang memang mampu membuat hidup tidak tenang. Tanpa sadar, tiap hari kamu memikirkan utang tersebut, apalagi bila jumlahnya tidak bisa dibilang sedikit. Karena inilah, melunasi utang butuh strategi yang cerdas.

"Membayar utang memang dapat meningkatkan kekayaan," kata ahli statistik Tozier. Tozier bilang, kamu harus cerdas dalam mengelola utang, ini alasannya seperti ditulisnya di TheBalance.

Suku Bunga

Tozier membagi utang menjadi utang baik dan utang bahaya. Utang baik seperti KPR dan KKB yang bisa dipakai untuk mendapat penghasilan tambahan. Sementara utang jahat terkait konsumerisme seperti kartu kredit.

Dalam melunasi utang, tentukan prioritas berdasarkan suku bunga. Bunga cicilan KPR biasanya sebesar 12%-20% per tahun. Sedangkan bunga cicilan kendaraan biasanya di bawah itu.

Sementara itu, bunga kartu kredit maksimal 2,5% per bulan. Artinya, kamu bisa terkena bunga sampai 30% per tahun. Perbedaan suku bunga ini menuntut kamu untuk bijak untuk menentukan utang mana yang harus dilunasi lebih dulu.

Beberapa pakar pengelolaan keuangan seperti Prita Ghozie menyarankan untuk membayar tagihan kartu kredit terlebih dahulu sebelum yang lain.

Menyeimbangkan dengan Tujuan Keuangan

"Jangan hanya fokus membayar utang. Perhatikan juga hal-hal fundamental lain dalam pengelolaan keuangan seperti dana darurat dan dana pensiun," kata pengelola keuangan ReisUP Tara Falcone.

Strategi ini penting karena kamu tidak mungkin menomorduakan tabungan dan investasi dalam strategi pengelolaan keuangan. Sebab, hal itu bisa membuat keuanganmu berada di ujung tanduk, kata Tara.

Perencana Keuangan Kevin Matthews juga sepakat. Prioritas dalam perencanaan dan pengaturan keuangan bukan hanya membayar utang.

"Kalau saya kesulitan membayar utang, saya punya opsi refinancing untuk negosiasi atau konsolidasi penyesuaian cicilan sesuai kemampuan. Namun, tidak ada negosiasi dalam investasi," tambahnya.

Investasi Sembari Bayar Utang

Menurut Kevin, dua hal ini sangat mungkin dilakukan. Apalagi bila suku bunga utang yang harus kamu bayar termasuk murah. "Sambil investasi, kamu juga bisa membiarkan aset yang lain tumbuh dan menghasilkan uang. Semakin menunda investasi, makin sedikit pula yang kamu dapatkan di masa depan," jelas Kevin.

Tara menambahkan, dua hal ini bisa dilakukan misalnya investasi pada diri sendiri sambil membayar utang. "Ambil kursus gratis secara daring. Kamu juga bisa mendidik dirimu sendiri mengenal investasi sehingga kamu semakin mahir mengelola keuangan dan terhindar utang di masa depan," sarannya.