Mengelola Keuangan Bisnis, Faktor Penting dalam Membesarkan Usaha

Rencana Keuangan Bisnis
Rencana Keuangan Bisnis

Menurut sebuah riset, 70% kegagalan usaha mikro, kecil, dan menengah disebabkan oleh dua hal. Hal pertama adalah tidak memiliki rencana pengembangan yang terarah. Hal kedua adalah tidak adanya pencatatan keuangan yang jelas terhadap arus masuk dan keluar.

Oleh karena itu, sekecil apapun usahanya, kamu harus memiliki pembukuan yang jelas pada bisnismu. Kamu harus mencatat berapa besarnya pendapatan serta pengeluaran dalam bisnismu.

Tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi atau keuangan yang sejalan dengan kemampuan tersebut? Setidaknya kamu menguasai konsep sederhananya. Berikut konsep akuntansi atau pencatatan keuangan sederhana yang penting bagi bisnismu:

Neraca atau Balance Sheet

Aktiva atau Aset

Adalah semua sumber daya yang kamu punya. Aset dibagi menjadi aset lancar seperti uang tunai (kas) dan persediaan yang bisa dimanfaatkan dalam satu tahun. Aktiva tetap bisa kamu gunakan untuk lebih dari satu tahun seperti pabrik, peralatan mesin, bangunan dan lainnya. Aktiva tidak berwujud seperti merek dan nama baik, hak paten juga kamu harus hitung.

Kewajiban (Liabilitas)

Adalah semua utang yang harus kamu bayar kepada pihak lain. Bila kamu menerima pendapatan di muka (piutang) atas barang dagangan atau jasa, kamu juga perlu menuliskannya di akun kewajiban selain utang bank atau utang kepada pihak lain bila ada.

Laporan Laba Rugi atau Income Statement

Harga Pokok Penjualan (HPP)

Adalah biaya produksi yang timbul untuk membuat suatu produk atau jasa. Biaya ini termasuk biaya bahan baku dan karyawan. Biaya distribusi tidak termasuk dalam hal ini.

Biaya Operasional

Contohnya adalah biaya distribusi, biaya penjualan atau pemasaran

Biaya Usaha

Semua biaya seperti gaji karyawan, belanja teknologi dan riset.

Beban Pajak

Pajak yang harus dibayar

Pendapatan Kotor

Adalah semua pendapatan yang kamu terima dari menjual produk atau jasa. Biaya ini belum dipotong semua biaya-biaya seperti biaya usaha dan operasional.

Laba Kotor

Adalah pengurangan biaya pendapatan dan HPP.

Pendapatan Lainnya

Adalah pendapatan yang tidak diperoleh dari bisnis utama perusahaan. Pendapatan ini bisa berupa hasil investasi atau selisih kurs.

Mudah bukan?

Agar kamu lebih mudah dalam mengelola keuangan dan tabungan bisnismu, kamu bisa memanfaatkan Tahapan Berjangka (Tahaka) Bisnis BCA. Jangka waktu tabungan dapat diatur mulai dari 12 bulan sampai maksimal 240 bulan.