Mengenal Sifat Bisnis, Investasi dan Spekulasi

Mengenal Sifat Bisnis, Investasi dan Spekulasi
Mengenal Sifat Bisnis, Investasi dan Spekulasi

Secara definisi, bisnis, investasi dan spekulasi memiliki arti hampir sama. Karena itu, agar tidak salah lagi ke depannya, berikut perbedaannya seperti ditulis liputan6.

Bisnis

Definisi bisnis adalah suatu usaha yang mampu mendatangkan untung dari aktivitas jual dan beli. Sebagai seorang pebisnis, kamu harus secara aktif terjun dalam proses mencari untung ini, tidak hanya pasif seperti investor.

Dalam bisnis, kamu tak hanya memegang kuasa sebagai penanam modal, juga pemilik yang harus membuat strategi, perencanaan, operasional dan pemasaran. Semua langkah ini demi mendapat untung besar sesuai yang kamu inginkan.

Kamu juga berhak mendapat keuntungan yang besar atas kerja kerasmu tersebut. Hal inilah yang membedakan bisnis dengan investasi.

Investasi

Definisi investasi adalah aktivitas menanamkan modal pada sektor tertentu atau perusahaan tertentu untuk mendapat untung. Beda dengan bisnis, kamu hanya berperan sebagai penanam modal.

Umumnya, investasi untuk jangka panjang dan tidak mendapat untung secara langsung. Butuh waktu bertahun-tahun hingga untung itu datang. Contoh, jaminan dana pensiun. Kelebihan dari investasi ini adalah, kamu bisa menunggu keuntungan sembari menanti masa pensiun.

Kemudian, investasi biasanya terkait perencanaan matang. Karena ada risiko rugi disana. Jadi, ketika melakukan investasi, kamu sudah harus punya perencanaan matang. Menebak keuntungan investasi bukan hal mudah.

Namun, jika tujuan dan perencanaan jelas, kamu bisa tahu langkah apa yang harus diambil. Investasi juga kerap diidentifikasikan dengan spekulasi. Padahal, keduanya punya perbedaan mendasar dari besar dan kecilnya risiko. Karena ada perencanaan matang, risiko investasi bisa ditekan.

Spekulasi

Spekulasi merupakan aktivitas bisnis untuk mendapat untung besar tanpa memperhatikan risiko. Artinya, untuk mendapat untung, aktivitas bisnis ini tak bisa lepas dari fluktuasi harga.

Hal mendasar yang membedakan investasi dan spekulasi salah satunya adalah besar risikonya. Untuk mendapat untung besar, dalam spekulasi perlu keberanian mengambil risiko yang besar pula.

Hal ini yang membuat spekulasi bisa mendapat untung jauh lebih besar dari investasi. Misalnya, kamu berani ambil risiko membeli tanah sengketa dengan harga cukup murah.

Spekulasi juga merupakan cara untuk menjadi kaya lebih cepat. Karena, dengan fokus mendapat untung, kamu menjadi berani ambil risiko cukup besar. Proses spekulasi pun berlangsung singkat, tidak perlu berlama-lama seperti investasi. Kamu juga tak perlu perencanaan jangka panjang yang matang.

MORE FROM MY SITE