Merencanakan Keuangan untuk Pasangan Beda Kota

Merencanakan Keuangan untuk Pasangan Beda Kota
Merencanakan Keuangan untuk Pasangan Beda Kota

Keluarga ideal adalah ayah, ibu dan anak yang tinggal bersama dalam satu atap. Namun, seringkali, keluarga ideal tidak bisa terwujud. Misalnya, karena promosi dan pekerjaan mengharuskanmu tinggal berjauhan dengan pasangan.

Lalu, bagaimana cara mengatur keuangan bagi pasangan yang tinggal berjauhan?

Pada dasarnya, mengelola keuangan untuk pasangan yang tinggal berjauhan atau long distance relationship (LDR) tidak berbeda dengan pasangan yang tinggal bersama. Kamu harus tetap menyisihkan pendapatan untuk menabung, memiliki dana darurat dan investasi.

Bedanya, kamu harus menyisihkan uang untuk mengunjungi pasangan satu sama lain. Anggaran ini harus kamu atur dengan baik. Bila kamu LDR Jakarta-Surabaya misalnya dan berkomitmen bertemu sebulan sekali.

Hal ini butuh perencanaan matang. Kamu bisa membeli tiket pesawat jauh-jauh hari sehingga harganya tidak mahal. Setiap bulan, kamu juga harus menyisihkan pendapatan untuk kebutuhan membeli tiket ini.

Perencana Keuangan Pandji Harsanto mengatakan, pasangan suami istri yang akan tinggal berjauhan, perlu memperhatikan beberapa hal. Semakin jauh jarak, dana yang dikeluarkan untuk transportasi semakin banyak.

Bila memang tidak menguntungkan bagi kedua belah pihak, salah satu pasangan harus mengalah untuk mengikuti suami atau istri. Bila suami atau istri sama-sama bekerja, lanjut Pandji, pilihan terbaik adalah melakukan LDR.

Demi menghemat anggaran, frekuensi kunjungan harus dikurangi. Bila sebelumnya sebulan sekali, kamu bisa mencoba bertemu dalam dua bulan sekali. Namun, frekuensi pertemuan bisa diatur lebih panjang.

"Bila anak-anak sudah dewasa, lebih baik mereka tetap tinggal di kota asal dengan meminta saudara atau orangtua mengawasi mereka," lanjut Pandji dikutip Kontan.

Kamu juga bisa menghemat anggaran dengan cara lain. Salah satunya berbisnis. Kamu dapat membeli produk-produk khas dan unik dari suatu daerah tersebut untuk kamu jual kembali. Keuntungannya, bisa kamu gunakan untuk membeli tiket perjalanan.

Perencana Keuangan dari MoneynLove Planning&Consuting Freddy Pieloor menyebut, tantangan terbesar pasangan LDR adalah mengelola keuangan untuk transportasi. Perlu untuk melihat apakah saat berjauhan, kamu masih bisa menabung dan investasi.

Bila tidak bisa menabung, Freedy menyarankan untuk tidak mengorbankan keluarga. Bagi pasangan muda, Freddy dengan tegas menyarankan keluarga untuk tetap tinggal bersama.

"Kalau sampai SD, mencari sekolah masih mudah. Biayanya lebih hemat. Lagipula, anak usia SD harus diasuh kedua orangtuanya," sarannya. Bagi pasangan berusia 45 tahun keatas, LDR bisa menjadi jalan terbaik.

Pasalnya, dengan usia tersebut, sulit mencari pekerjaan baru jika harus keluar dari pekerjaan saat ini. "Bila anak sudah SMP-SMA, agak susah juga kalau pindah-pindah sekolah," pungkasnya.