Pertimbangan Sebelum Ajukan Kartu Kredit Tambahan

kartu kredit tambahan
kartu kredit tambahan

Kartu kredit memiliki beragam keuntungan bila digunakan dengan bijak. Tak jarang, orang merasa perlu mengajukan kartu kredit. Biasanya, kartu tambahan ini untuk anggota keluarga lain.

Apalagi, sejak 2015, Bank Indonesia sudah memberlakukan aturan kepemilikan kartu kredit bagi perorangan dengan penghasilan Rp3-10 juta per bulan adalah maksimal dua kartu kredit dengan jumlah maksimal plafon pinjaman tiga kali penghasilan bulanan.

Bila kamu ingin kartu kredit tambahan juga, Forbes memberikan pertimbangannya.

Kualitas Kredit

Sejak Januari 2018 lalu, pengelolaan BI Checking beralih dari Bank Indonesia (BI) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelum mengajukan kredit apapun pada lembaga keuangan, mereka akan melihat data dan status kredit di daftar itu.

Semua transaksi terkait kredit terekam sepenuhnya melalui sistem itu. Di BI Checking, OJK membagi nasabah dalam lima skor. Skor satu adalah nasabah lancar. Skor dua adalah nasabah yang menunggak utang kredit dari 1-90 hari. Begitu seterusnya sampai skor kredit lima untuk nasabah yang menunggak cicilan kredit lebih dari 180 hari.

Skor 3-5 biasanya mendapat blacklist BI Checking. Untuk mengetahui status BI Checking milikmu, tanyakan pada lembaga keuangan tempatmu mengajukan kredit atau langsung ke laman OJK. Status BI Checking ini akan memengaruhi permintaan kartu kredit tambahan yang kamu ajukan nantinya.

Perhitungan Bunga

BI memberi batas maksimal bunga kartu kredit adalah 2,5% per bulan atau 30% per tahun. Bila skor BI checking buruk, bank bisa menambah bunga tambahan. Sebab, kamu dianggap memiliki risiko untuk menjadi nasabah kredit macet.

Jumlah Biaya Tahunan

Banyak orang menganggap annual fees harus dibayar sebagai iuran kartu kredit. Ini tidak sepenuhnya benar karena beberapa penerbit atau tipe kartu kredit tidak membebankan biaya ini pada nasabah. Kamu hanya harus lebih rajin melakukan seleksi.

Rewards and Benefit

Ada beragam manfaat dengan memiliki satu kartu kredit. Misalnya, kartu dengan desain khusus, fasilitas airport lounge, hotel atau airmiles point. "Bila skor kredit rendah, kamu bisa tidak mendapat rewards itu. Karena itu, kamu harus lebih teliti dan selektif melakukan pembayaran," kata perencana keuangan Bill Hardekopf seperti ditulis Forbes.

Biaya Tambahan

Perusahaan yang menerbitkan kartu kredit juga menjalankan bisnis dan berharap mendapat keuntungan. Salah satu keuntungan mereka adalah tambahan transaksi, transfer dan penarikan tunai. Untuk kepentingan-kepentingan tersebut, pastikan kamu dibebankan biaya yang cukup masuk akal.