Punya Barang Bekas Tak Terpakai? Panduan Ini Bisa Membuatmu Untung

Punya Barang Bekas Tak Terpakai? Panduan Ini Bisa Membuatmu Untung
Punya Barang Bekas Tak Terpakai? Panduan Ini Bisa Membuatmu Untung

Buat kamu, khususnya para wanita, sadar atau tidak, kamu akan menumpuk barang di lemari atau rak kamar. Entah itu pakaian, make-up atau sepatu. Bahkan, banyak diantaranya yang mungkin sangat jarang kamu pakai.

Lalu, mau diapakan barang-barang tersebut? Mengapa tidak mencoba mengubahnya menjadi hal yang lebih produktif dengan menjualnya sehingga menghasilkan penghasilan tambahan?

Melansir data dari platform penjualan barang bekas Carausell, tren penjualan barang bekas di dunia sedang mengalami peningkatan pesat. Pada November 2017 lalu, Carousell mendapat listing untuk penjualan barang bekas sebanyak 100 juta barang.

Sebanyak 38 juta barang diantaranya, telah berhasil terjual. Co-Founder dan President Carousell Marcus Tan menyebutkan, angka penjualan barang-barang bekas naik 81% dari kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Di Indonesia, ada 8,8 juta listing barang dan 2,1 juta barang sudah terjual. Selain itu, rata-rata ada 100 barang yang terdaftar setiap menitnya.

"Tiga kategori paling populer di Indonesia adalah preloved (barang bekas) fesyen pria dan wanita, kesehatan dan kecantikan serta elektronik dan gawai. Di kategori orangtua, baby and kids merupakan kategori yang tumbuh pesat," ujar Markus dilansir Vemale.

Indonesia Associate Country Manager Carausell Olivia Lautner menambahkan, saat ini ada 555 ribu listing barang bekas yang siap dijual di platform tersebut. Angka tersebut meningkat lima kali lipat dibanding kuartal sama di tahun sebelumnya.

Berapa nilainya? Olivia mengatakan, lebih dari 60% masyarakat Indonesia merasa menumpuk barang tidak terpakai sampai senilai Rp5 juta. Sementara 16% masyarakat Indonesia, mengaku menumpuk barang senilai lebih dari Rp10 Juta.

"Kisaran nilai tumpukan barang tidak terpakai pada kategori preloved tua dan anak-anak berada di antara Rp500 ribu sampai Rp3 juta. Sementara pada kategori barang elektronik berada pada Rp1 juta sampai Rp5 juta," sebutnya.

Tentu, nilai tersebut termasuk lumayan untuk menambah saldo tabungan atau investasi, bukan? Untuk itu, cara mudah memilah barang-barang bekas berkualitas ini tentu akan sangat membantumu.

Pertama, mulai dari satu area yang paling sering kamu gunakan, seperti kamar, dapur, atau ruang tamu. Kedua, pilah barang-barang berdasarkan frekuensi pemakaian atau kapan terakhir kamu menggunakannya.

Ketiga, bagi barang-barang tersebut dalam beberapa kategori, seperti barang yang dipakai, dijual, disumbangkan, atau daur ulang. Keempat, tunda membeli barang baru hingga kamu selesai memilah barang kemudian membuat daftar barang kebutuhan.

Kelima, komitmen untuk memantau seluruh rencana dari awal hingga akhir. Terakhir, berikan barang-barang kategori sumbangan pada teman atau tetangga terdekat atau dapatkan uang tambahan dengan menjual barang-barang lama di pasar preloved (bekas).

Bagaimana menurutmu?