Strategi Antirugi Ketika Belanja Barang Mewah

Strategi Antirugi Ketika Belanja Barang Mewah
Strategi Antirugi Ketika Belanja Barang Mewah

Setelah kondisi keuangan dan karier stabil, gaya hidup dan standar kehidupan pun otomatis akan mengikuti, atau bahkan meningkat. Kemudian, kamu akan mulai berpikir untuk membeli barang-barang bermerek dan mewah yang harganya tidak murah.

Tidak ada yang salah dengan hal ini. Kadang, membeli barang mewah menjadi penghargaan pada diri sendiri atas kerja keras dan pencapaian selama ini. Ini akan membuatmu lega, merasa dihargai dan bahagia.

Namun, sebelum membeli barang mewah tersebut, kamu harus bertanya pada diri sendiri. Apakah kondisi keuangan sudah siap dan barang tersebut benar kamu butuhkan? Beberapa hal dari Femina ini bisa menjadi bahan pertimbangan untukmu.

Cara Pembayaran

Harga barang mewah memang tidaklah murah. Bila ingin membeli barang tersebut, sebaiknya kamu tidak menambah utang baru dan mengorbankan dana darurat atau investasi. Bila belum ada uang, tunda dulu sampai keuangan benar-benar siap dan cukup.

Lama Penggunaan

Cari tahu berapa banyak uang yang bisa kamu dapat setelah menjual barang tersebut, entah tas, sepatu, jam tangan, atau perhiasan ketika kamu sudah tak ingin menggunakannya lagi.

Beberapa barang mewah memang bisa menjadi investasi karena menawarkan imbal hasil lumayan. Namun, pastikan dahulu hal tersebut. Kamu bisa mengikuti grup atau kelompok-kelompok yang mempertemukan penjual dan pembeli barang mewahmu.

Kepemilikan

Jika keinginan memiliki barang mewah melampaui kemampuan dan membahayakan kondisi keuangan, cari alternatif lain. Misalnya, menyewa atau meminjam barang yang ingin kamu pakai untuk beberapa waktu.

Bebas Utang Berarti Bebas Membeli?

Tidak. Hanya karena kamu bebas utang, bukan berarti kamu bebas menghabiskan uang. Sebelum membeli, pastikan bahwa kamu masih punya dana darurat jika terjadi sesuatu yang tak terduga. Bila semua sudah pasti, kamu siap secara finansial dan emosional membeli barang mewah.

MORE FROM MY SITE