Wah, Penemuan Uang Palsu Meningkat

Wah, Penemuan Uang Palsu Meningkat
Wah, Penemuan Uang Palsu Meningkat

Bank sentral Indonesia baru saja merilis penemuannya atas peredaran uang palsu. Diketahui, sebanyak 273.223 lembar uang palsu beredar hingga Oktober 2015. Bank Indonesia (BI) menyebutkan, jumlah ini naik 123,7% dari sepanjang 2014 yang mencapai 122.091 lembar.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi bilang, 48% penemuan uang palsu atau sebanyak 129.795 lembar berasal dari temuan bank dan 52% sisanya, atau sebanyak 143.428 lembar berasal dari temuan kepolisian.

Kenaikan penemuan uang palsu ini berkat kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian rupiah yang kian membaik. BI memberikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat atas penemuan uang palsu ini.

BI juga akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat terkait ciri uang palsu ini. Suhaedi bilang, pihaknya akan melakukan pendekatan kultural. Misalnya, bila suatu daerah menyukai wayang orang, bisa disisipkan pesan ini dalam budaya itu.

Hingga Oktober 2015 ini, pecahan uang palsu yang banyak beredar adalah Rp100.000 mencapai 202.376 lembar, pecahan Rp50.000 sebanyak 59.848 lembar, pecahan Rp20.000 mencapai 7.065 lembar, pecahan Rp10.000 sebanyak 1.805 lembar, pecahan Rp2.000 sebanyak 323 lembar, dan pecahan Rp1.000 ada 1 lembar.