Wajib Hukumnya Menjadi Ibu yang Pandai Investasi

Wajib Hukumnya Menjadi Ibu yang Pandai Investasi
Wajib Hukumnya Menjadi Ibu yang Pandai Investasi

Dalam rumah tangga, wanita identik dengan direktur keuangan. Dia adalah bendahara yang akan memastikan seluruh kebutuhan keluarga bisa terpenuhi. Dia juga akan memastikan pengelolaan keuangan tidak lebih besar pasak daripada tiang.

Sebagai wanita, akan lebih baik lagi bila kamu juga pandai dalam investasi. Perencana Keuangan Prita Hapsari Ghozie punya alasannya.

Tanggung Jawab dalam Anggaran Belanja atau Perencanaan

Ibu adalah sosok yang berperan dalam menentukan anggaran belanja rumah tangga. Dia pula yang akan menentukan alokasi tabungan dan investasi bulanan.

Pendidikan Anak

Pendidikan anak adalah kebutuhan masa depan yang sangat penting. Di Indonesia inflasi pendidikan bergerak sangat cepat. Bila hanya menyimpan uang di tabungan biasa atau deposito, jumlahnya tidak akan mengejar inflasi tahunan.

Fleksibilitas Waktu

Pekerjaan mengurus anak dan mengatur rumah tangga memang bukan urusan mudah. Alasan itu pula yang membuat banyak ibu akhirnya memutuskan berhenti bekerja. Karena kamu berkegiatan di rumah, kamu bisa menyelipkan waktu luang mempelajari investasi.

Kamu cukup menggunakan ponsel pintar dan sambungan internet untuk investasi.

Komunitas

Biasanya, ibu memiliki komunitas yang kuat, khususnya terkait pengasuhan dan pendidikan anak. Dalam hal investasi, mereka juga memiliki ruang yang kuat dan solid untuk saling belajar mengenai teknik investasi.

Gunakan Teknik Hapsari

Prita punya kiat, HAnya Perlu Selembar Aja sehaRi (Hapsari). Contoh, hanya perlu Rp300 ribu sebulan untuk investasi di reksa dana saham. Bila estimasi imbal hasil 20% setahun, kamu bisa mendapat setidaknya Rp4,32 juta dalam satu tahun.

Bayangkan, bila hanya menaruh uang di tabungan, kamu hanya akan mendapat Rp3,6 juta. Jauh berbeda, bukan?

Komitmen

Untuk mengejar cita-cita, kamu butuh komitmen dan disiplin. Investasi pun perlu komitmen. Ada saat-saat dimana kebutuhan bulanan banyak sehingga kamu kesulitan melakukan investasi. Komitmen dan disiplin adalah dua hal yang harus kamu pegang.