Waspadai Transaksi dengan Kartu Debit di Tempat Ini

Transaksi Menggunakan Kartu Debit
Transaksi Menggunakan Kartu Debit

Transaksi menggunakan kartu debit maupun kartu kredit sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Tentu, keamanan menjadi salah satu hal penting yang perlu dipastikan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun membuat aturan mengenai wajib PIN dalam transaksi. Penerbit kartu ATM wajib mengubah sistem keamanan kartunya menjadi berbasis cip (chip) secara penuh pada 2020 untuk kartu kredit.

Sedangkan kartu debit wajib cip pada 2022. Meski demikian, beberapa tempat menarik uang (ATM) di tempat umum membuatmu harus lebih waspada. Di mana saja?

ATM di Luar Ruangan

ATM yang tersedia di dalam pusat perbelanjaan tentu lebih aman. Namun, bila ATM ditempatkan di luar, misalnya di SPBU tanpa perlindungan yang cukup, tentu kamu harus waspada.

Sebab, transaksi di ATM seperti ini bisa rentan modus skimming. Skimming adalah metode penggandaan kartu dengan merekam informasi nomor kartu melalui mesin magnetik. Mesin skimming sendiri biasa dipasang dekat tempat memasukkan kartu di mesin ATM.

"Kartu ATM yang sudah terkena skimming akan begitu mudah menjadi korban kejahatan keuangan," ujar Direktur Riset Ritel Banking di sebuah firma finansial Aite Group Julie Conroy dikutip Bankrate.

SPBU

Sering membayar BBM menggunakan kartu debit? Julie menyarankan untuk lebih berhati-hati. "Tempat memasukkan bahan bakar biasanya minim pengawasan dan CCTV. Sangat mudah bagi seseorang menempatkan alat skimming," lanjut Julie.

Pencuri data atau hacker, lanjutnya, sering memasang kamera kecil di tempat memasukkan PIN. Artinya, kamu bisa terkena modus skimming juga pencurian PIN lewat kamera. "Alat ini bisa dipakai baik di Mastercard maupun Visa," tambahnya.

Karena itu, bila kamu bertransaksi di SPBU, lebih baik pakai uang tunai.

Belanja Online

Belanja online menggunakan kartu debit dirasa lebih mudah dan nyaman bagi sebagian orang. "(Sayangnya) belanja online justru sangat berbahaya dengan debit. Kamu bisa terkena virus malware. Pencuri data juga bisa menguping atau mencari data dari percakapan nirkabel yang terjadi," tambahnya.

Langkah tersebut adalah pelanggaran privacy tingkat tinggi dalam keamanan dan transaksi perbankan. Meski demikian, pencurian data model tersebut ketika belanja online masih sering terjadi.

Jadi, waspadalah!