Ada PPKM, Perpanjang SIM Bisa Sambil Rebahan di Rumah

Tampilan proses perpanjang SIM online (Dok: Smart-Money.co)
Tampilan proses perpanjang SIM online (Dok: Smart-Money.co)

Sedang ada pemberlakukan PPKM Darurat, tapi harus perpanjang SIM? Tenang, sekarang bisa sambil rebahan di rumah kok.

Inovasi layanan online ini sudah bisa kamu nikmati melalui aplikasi Digital Korlantas POLRI. Perpanjang SIM jadi lebih aman, nyaman, dan tentu saja mudah dilakukan.

Penasaran caranya? Yuk, langsung cek tutorial lengkap di bawah ini:

1. Aplikasi Digital Korlantas POLRI

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengunduh aplikasi Digital Korlantas POLRI di Google Play Store atau App Store. Selanjutnya, kamu bisa mendaftarkan diri di dengan nomor ponsel, email, dan lakukan verifikasi dengan NIK dan nama lengkap.

Setelah itu, wajah kamu akan direkam untuk kemudian dicocokkan dengan database KTP menggunakan fitur pengenalan wajah. Setelah semua proses verifikasi yang diminta diselesaikan, aplikasi Digital Korlantas POLRI sudah siap digunakan.

2. Siapkan Dokumen Pendukung

Sebelum memulai proses perpanjangan, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen pendukung untuk memperlancar proses perpanjangan SIM. Berikut 4 (empat) dokumen yang perlu kamu persiapkan:

- Foto KTP asli
- Foto SIM asli
- Foto tanda tangan di atas kertas putih
- Foto diri dengan latar belakang biru

Sedikit tips untuk foto, pilih foto dengan wajah yang jelas menghadap ke depan dan tidak terhalang aksesoris, misalnya kacamata, topi, atau masker. Untuk kamu yang menggunakan hijab, hindari penggunaan hijab berwarna biru agar tetap kontras terhadap background.

Enggak punya foto berlatar biru? Gampang, edit saja secara online melalui link ini. Cukup unggah foto yang ingin dipakai, kemudian pilih warna latar belakang biru. Selanjutnya foto bisa diunduh dan siap dipakai.

3. Perpanjang SIM Online

Setelah menyelesaikan pendaftaran dan verifikasi diri, kamu tinggal memilih menu SINAR di aplikasi Digital Korlantas POLRI dan masuk ke perpanjangan SIM. Selanjutnya kamu tinggal memasukkan seluruh data yang diminta, seperti nomor SIM dan empat dokumen pendukung yang telah kamu siapkan tadi.

Untuk pengajuan perpanjangan SIM online, kamu wajib mengikut tes kesehatan (E-Rikkes) dan psikologi (E-Ppsi) dulu ya. Selama masa pandemi tidak ada pemeriksaan fisik. Tes kesehatan dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya. Nantinya kamu akan mendapatkan hasil pemeriksaan seperti berikut.

Sedangkan, tes piskologi akan dikenakan biaya Rp27.500,-. Tes psikologi terbagi dalam dua bagian, yakni tes kepribadian dan kecermatan. Saran kami, sediakan waktu luang saat akan menjalani tes psikologi, karena tes yang diberikan cukup banyak dan bisa memakan waktu sekitar 30-40 menit.

Setelah melewati tes tersebut, kamu tinggal melengkapi seluruh formulir pengajuan perpanjangan SIM sesuai arahan aplikasi, di antaranya memilih lokasi SATPAS SIM terdekat, memasukkan alamat pengiriman, dan melakukan pembayaran.

Lalu untuk pembayarannya, kamu bisa transfer dari mobile banking atau internet banking. Mudah, kan?

Rincian biaya perpanjangan SIM secara online:

- SIM A: Rp80.000,- / SIM C: Rp75.000,-
- Biaya admin: Rp10.000,-
- Tes kesehatan: Gratis
- Tes psikologi: Rp27.500,-
- Ongkos kirim via POS Indonesia: tegantung lokasi penerima.

Selamat mencoba.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.