Cara Menghadapi Situsasi Ketika Ide Berulang Kali Ditolak Dalam Rapat

Cara Menghadapi Situsasi Ketika Ide Berulang Kali Ditolak Dalam Rapat
Cara Menghadapi Situsasi Ketika Ide Berulang Kali Ditolak Dalam Rapat

Sebagai seorang karyawan, tentu kamu punya keinginan untuk menjadi karyawan yang berprestasi. Ada banyak cara mewujudkannya, cara paling mudah adalah menyumbang ide saat rapat.

Namun, bagaimana bila ide yang kamu sampaikan selalu mendapat penolakan? Bila ini terjadi berulang kali, hal ini bisa berdampak buruk untukmu. Dalam jangka panjang, kamu bisa menilai dirimu sebagai orang gagal dan memilih keluar dari perusahaan.

CNBC menyarankan agar kamu mengajukan pertanyaan ini untuk menghadapi situasi semacam itu.

"Bagaimana saya bisa mendapat 'ya'?"

Bila kamu mengatakan ini, manajer atau atasan kemungkinan akan terdiam. Mereka juga akan mencerna atau memikirkan lagi manfaat atau keuntungan dari ide yang kamu ajukan. Demikian, kemungkinan besar, idemu akan menjadi lebih mudah diterima.

Melalui kalimat ini, kamu juga bisa mendapat umpan balik positif atas idemu.

"Terima kasih atas responsnya, bisakah saya mengajukan ide lagi nanti?"

Melalui kalimat ini, kamu bisa tampak lebih pintar dan penuh ide segar. Pakar Manajemen dari The Muse Richard Moy menyebutkan, tak ada seorangpun yang 100% idenya direalisasikan. Di samping itu, tak satu pun ide yang buruk.

"Semua ide sebenarnya menarik, namun kembali pada waktunya. Untuk memancing ikan yang paling besar, ide harus dipilih," katanya dilansir CNBC. Bila atasanmu tidak merealisasikan idemu saat ini, sebaiknya jangan berkilah.

Lakukan evaluasi untuk membuat idemu lebih baik. Kamu bisa melakukannya dengan meminta masukan dari senior. Jangan lupa, ucapkan terima kasih atas umpan balik yang diberikan dan segera perbaiki idemu.

Selama proses, kamu akan tahu mengapa idemu terus mendapat penolakan.

"Apa yang seharusnya menjadi fokus saya?"

Ketika sering mendapat penolakan, cepat atau lambat kamu akan merasa putus asa. Hal ini wajar, namun jangan terlalu lama. Tetaplah berusaha memperbaiki ide dan meminta masukan.

Bila masih ditolak, setidaknya atasanmu akan menyadari bahwa kamu adalah orang yang bertanggungjawab. Apapun hasilnya, Richard menyarankan untuk tidak putus asa dan menyerah. Mengutarakan ide bukan langkah mudah, bukan juga menakutkan.

Jadi, jangan berhenti mengutarakan pendapat dan ide. di saat bersamaan, kamu juga harus bisa memetik pelajaran dari apa yang terjadi.

Semoga berhasil.