Dari 'Gamer' Hingga Menjadi Pengusaha Sukses

Pendiri UniPin Ashadi Ang
Pendiri UniPin Ashadi Ang

Hingga saat ini, stigma yang melekat pada seorang gamer bisa dikatakan negatif. Gamer dianggap sebagai orang kurang pergaulan, antisosial, hingga bermasa depan suram. Namun, predikat tersebut rasanya sudah harus dibuang jauh-jauh.

Apalagi, dunia sudah mulai mengakui keberadaan eSport. Peluang karier sebagai gamer profesional pun sangat besar hingga membuat pemerintah mulai menaruh perhatian pada atlet eSport tahun ini, khususnya bertepatan Asian Games 2018.

Kali ini, kisah sukses itu berasal dari Ashadi Ang. Pria 37 tahun itu membuktikan bahwa seorang gamer pun bisa sukses dalam berbisnis. Ashadi yang mengawali karier sebagai programmer kemudian menemukan passion barunya di dunia bisnis.

"Pertama kali kerja saya menjadi seorang programmer yang mana berkomunikasi dengan komputer. Namun, lambat laut, saya merasa ingin sosialisasi dengan orang, sosialisasi di depan komputer bukan passion saya," kata dia.

Ashadi melanjutkan, kemudian ia berbicara dengan atasannya dan meminta agar diberi kesempatan untuk menjadi tim sukses di perusahaan.

"Saya diberi kesempatan dan saya merasa ini memang passion saya. Saya pun benar-benar belajar sendiri tentang bisnis, cara menyusun strategi bisnis, mendekati orang. Saya belajar bisnis hampir 7 tahun," kenangnya.

Ashadi bilang, semua mantan atasan dia, dia anggap sebagai mentor. Berkat mereka, katanya, ia bisa mendapat masukan bagaimana menyusun strategi dan hal lain terkait bisnis.

Hampir satu dekade berlalu, UniPin (perusahaan yang didirkan Ashadi) pun terus tumbuh besar. Tahun ini, UniPin fokus di eSport. "Puncaknya di Oktober (lalu) di acara SEACA," kata dia.

Kemudian, tahun ia juga akan melakukan ekspansi. Indonesia tetap akan menjadi pasar utama UniPin, namun melihat kondisi dimana banyak perusahaan asing sejenis yang mulai menggempur pasar Indonesia, UniPin pun tidak mau kalah.

"Saya melihat banyak perusahaan asing yang sebidang dengan kita mulai menggempur pasar kita. Tidak mungkin kita berdiam diri dan hanya fokus di Indonesia. Jadi, tahun ini kita ekspansi ke Filipina dan Malaysia. Di negara itu, kita sudah punya kantor dan staf lokal. Kita juga akan masuk Myanmar," terangnya.

Untuk kamu yang berniat memulai bisnis, Ashadi punya pesan membangun untukmu di video berikut.