Ini Beda Kartu ATM Berteknologi 'Chip' dan 'Magnetic Stripe'

Ini Beda Kartu ATM dengan ‘Chip’ dengan ‘Magnetic Stripe’
Ini Beda Kartu ATM dengan ‘Chip’ dengan ‘Magnetic Stripe’

Coba cek kartu ATM yang kamu miliki di dalam dompet. Apakah masih berjenis garis magnetik (magnetic stripe) atau sudah menggunakan teknologi cip (chip). Buat kamu yang masih bingung apa bedanya, mari cari tahu perbedaannya.

Sebagai informasi, saat ini pihak bank sedang mengimbau agar kamu mengganti kartu ATM yang kamu miliki dengan kartu berteknologi cip dengan alasan keamanan. Apalagi, saat ini kasus pencurian data di kartu debit dengan cara skimming kembali terjadi belakangan.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Agusman Zainal pun mengakui, kartu cip lebih aman dibanding kartu bergaris magnetik. "Lebih mahal namun lebih aman," kata dia pada Tempo belum lama ini. Lalu apa perbedaan dari kedua jenis kartu ini?

Kartu garis magnetik adalah jenis kartu yang mampu menyimpan data dengan memodifikasi partikel magnet berbasis besi kecil pada pita bahan magnetik pada kartu. Garis magnetik dapat dibaca dengan menggesekkan kepala pembacaan magnetik.

Misal, saat kamu menggesek kartu pada mesin EDC, mesin akan memroses dan menghubungkan informasi dalam kartu dengan bank terkait dan menjalankan transaksi. Sementara kartu cip, data disimpan dalam cip yang tertanam dalam kartu.

Cip ini memiliki PIN (Personal Identification Number). Mesin pemroses kartu ini disebut Point of Sale (POS) terminal. Data dalam cip akan terbaca di terminal dan kamu cukup memasukkan PIN. Bila PIN benar, transaksi bisa diproses.

Jadi, pada dasarnya, kartu cip tak akan terbaca bila tak ada PIN. Tiap transaksi dengan kartu cip, akan muncul serangkaian nomor yang dikirim ke bank terkait. Hal ini berguna bagi bank untuk melakukan verifikasi bahwa kartu memang digunakan nasabah.

Sebab, tiap transaksi akan menghasilkan cryptogram atau rangkaian angka yang berbeda. Hal inilah yang membuat tindak kejahatan seperti skimming pada data kartu serta replikasi data menjadi sulit dilakukan.

Karena alasan inilah, bank sentral mewajibkan seluruh perbankan nasional menggunakan kartu cip untuk kartu ATM, debit, dan kredit selambatnya pada 2021. Jadi, buat kamu yang belum menukarkan kartu dengan kartu jenis cip, segera datangi bank penerbit kartu kredit atau debit milikmu.