Ini Cara Mengukur Keberhasilan Penggunaan 'Influencer' bagi Bisnis

Digital Influencer
Digital Influencer

Di era digital ini, proses pemasaran mengalami banyak perubahan. Salah satu hal yang terlihat nyata adalah penggunaan jasa influencer untuk kepentingan bisnis. Bila kamu juga pengguna jasa itu, ini cara melihat tingkat kesuksesannya.

Pakar Pemasaran Peter Fisk menyebutkan, di era industri 4.0, gaya pemasaran sudah tak lagi bertumpu pada harga, produk, tempat dan promosi (4P) saja. Gaya pemasaran baru dengan menggunakan influencer juga mulai banyak digunakan.

Influencer adalah orang berpengaruh di suatu komunitas atau target pasar. Mereka bisa membantu meningkatkan kesadaran suatu merek. Untuk mengukur efektivitas kinerja mereka, Pendiri Tech Woman Today Cecilia Harvey mengungkap caranya.

Hasil

Sebelum menggunakan jasa influencer, pastikan kamu punya target terukur seperti jumlah klien, kenaikan penjualan, atau pertumbuhan follower di media sosial. "Gunakan pula influencer marketing platforms untuk mengecek kinerja dan hasilnya," kata di Entrepreneur. Agar tepat, komunikasikan target dengan jelas pada influencer.

Strategi

Perhatikan apakah influencer sesuai merek yang kamu miliki. Hal ini penting untuk melihat kesesuaian visi hingga eksekusi rencana. "Pastikan conflict of interest, pengembangan dan kepemilikan konten sudah sesuai ketika membangun strategi," tambahnya.

Agar digital influencer tepat, ada beberapa hal bisa kamu lakukan di awal. Misalnya, cari tahu lebih dahulu profil influencer apakah mewakili merek, influencer memiliki pengaruh pada target pasar dan punya influencer punya follower setia.

Bila ada conflict of Interest, cek apakah dia ada kampanye dengan merek lain atau pesaing. Setelah ada kepastian, barulah membicarakan pengembangan konten. Pastikan rencana konten dia, cek tingkat keaslian konten, dan pastikan dia menggunakan media sosialnya untuk mengomunikasikan materi itu.

Keterlibatan

Jangan hanya menilai influencer dari banyaknya follower. Lihat pula bagaimana cara dia berinteraksi dengan follower. Langkah ini bisa kamu lihat dari jumlah likes, komentar, retweet, views, share dan lainnya.

"Micro influencers dengan jumlah follower yang lebih sedikit seringkali lebih loyal. Engagement juga terlihat pada jenis follower ini dan beberapa platform yang digunakannya," tambah dia.