Jangan Asal Lakukan Digitalisasi, Ini Kunci Suksesnya

Infobank Digital Brand Awards 2018
Infobank Digital Brand Awards 2018

Tren yang terjadi saat ini memang mengarah pada digitalisasi. Hal ini pula yang akhirnya membuat banyak pengusaha akhirnya mulai mempertimbangkan untuk melakukan digitalisasi dalam perusahaannya.

Namun, digitalisasi tidak boleh asal. Terlebih lagi di era disrupsi ini. Seperti diketahui, tren teknologi finansial (tekfin) memang sedang marak saat ini. Bisnis tekfin ini umumnya sangat dekat dengan perbankan.

Bahkan, karena kemudahan yang ditawarkan tekfin, muncullah fenomena disrupsi digital. Dus, perbankan harus lebih cermat dan hati-hati dalam melakukan digitalisasi. Perbankan tidak boleh gegabah menerbitkan produk digital.

Menurut Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja, dalam memasuki layanan digital, perbankan harus fokus dalam satu layanan. Jadi, lanjutnya, bukan memperbanyak produk digital.

"Topik digital ini seperti melihat laut dan ikan. Ada banyak ikan yang menarik di laut. Begitu pula digital, ada begitu banyak hal menarik yang membuat kita menginginkan semuanya, namun kunci suksesnya tetap harus pandai memilah," katanya.

Di Infobank Digital Brand Awards 2018 itu, Jahja melanjutkan, dalam menghadapi tren digitalisasi tersebut, yang terpenting adalah bagaimana sebuah entitas bisnis bisa fokus menggarap satu layanan, bukan berusaha mengambil semuanya.

"Pelaku industri harus memilih salah satu produk dan menekuninya. Ini sudah dilakukan perusahaan besar di negara lain. Fokus ke salah satu produk juga sebagai upaya digital branding. Fokus pada layanan yang bisa membuat orang terus menggunakannya, entah di layanan makan, minum atau transportasi," papar Jahja.

Agar lebih mudah, Jahja menyarankan, pelaku industri perlu menentukan bidikan pasar di awal untuk memudahkan perkembangan bisnis dan membuat bisnis lebih fokus.

"Kita harus punya target market, karena kebutuhan tiap segmen berbeda-beda. Kalau mau buat digital yang all in one tidak akan bisa. Kita harus fokus. Kita harus coba kenali dulu pasar," pungkas Jahja.

MORE FROM MY SITE