Jenis Pekerjaan yang Dapat Digantikan oleh Teknologi

Jenis Pekerjaan yang Dapat Digantikan oleh Teknologi
Jenis Pekerjaan yang Dapat Digantikan oleh Teknologi

Teknologi bisa sangat membantu kebutuhan manusia. Namun di sisi lain, teknologi menjadi "bencana" pekerja. Para pekerja bisa menganggur karena perusahaan telah menggantikan posisi mereka dengan teknologi.

Beberapa tahun belakangan, teknologi telah berperan besar dalam kemajuan ilmu komputer, pengembangan robot, hingga artificial intelligence (AI). Teknologi dapat dimanfaatkan oleh perusahaan di segala bidang. Alhasil, beberapa perusahaan berani mengganti beberapa posisi pekerjaan dengan teknologi. Pekerjaan apa saja yang posisinya mungkin tergantikan oleh teknologi?

Operator telepon

Dengan kemampuan melakukan panggilan dan menerima panggilan secara otomatis melalui sistem komputer yang telah diprogram, bukan tidak mungkin pekerjaan operator telepon, resepsionis, dan telemarketing akan digantikan oleh keberadaan teknologi. Ada pula perusahaan yang menambahkan teknologi pengenalan suara dan speech synthesis agar pelanggan merasakan berbicara dengan manusia sungguhan. Beberapa perusahaan yang telah menerapkan sistem ini, antara lain provider telekomunikasi, perbankan, hingga industri kreatif.

Petugas gudang

Dengan teknologi yang terprogram dalam robot, perusahaan tak perlu mengeluarkan uang lembur untuk operasional pergudangan. Perusahaan Amazon misalnya, saat ini memiliki robot Kiva dengan kemampuan menyimpan sesuai klasifikasi benda, mengambil paket yang akan dikirim, dan mengantarkannya ke pos pengiriman.

Analis

Jika pekerjaan kamu sekarang sebagai analis, peneliti, dan pengumpul informasi di sebuah institusi harap berhati-hati karena bukan tidak mungkin cepat atau lambat jenis pekerjaan tersebut bisa digantikan oleh teknologi. Sebuah firma hukum di Amerika Serikat (AS) menggantikan paralegal dan staf lainnya dengan e-discovery lawyers dan robot penelitian. Kedua teknologi itu mampu menemukan jutaan dokumen yang relevan, nomor telepon, alamat email, dan beragam informasi berdasarkan kata kunci.

Di sisi lain, banyak posisi analis keuangan tergantikan oleh program komputer yang didesain untuk menganalisis hingga menemukan pola dan tren dalam data keuangan. Hasil analisisnya digunakan untuk membantu klien dalam berinvestasi, serta menentukan profil investasi dan risiko.

Jurnalis

Berita yang kamu baca merupakan tulisan yang dihasilkan oleh komputer. Ya, kini, kantor berita dan media telah menggunakan teknologi komputer dan perangkat lunak robot sebagai pengumpul informasi. Perangkat lunak sudah semakin pintar dan peranannya siap menggusur jurnalis dan reporter.

Pilot dan tentara

Film "Eye in The Sky" boleh jadi merupakan gambaran bahwa teknologi telah digunakan oleh angkatan bersenjata. Militer AS menggunakan pesawat tak berawak (drone) untuk mengawasi bahkan menyerang musuh sehingga mereka tak lagi memerlukan pilot, tentara, maupun penjaga keamanan.

Perusahaan Knightscope menawarkan tentara robot yang mampu mendengar, melihat, dan "mencium" bahaya di daerah patrolinya. Saat ini, drone didesain semakin canggih dan dapat beradaptasi di segala medan. Perusahaan kargo sekelas UPS telah mempekerjakan drone untuk mengantarkan barang ke tempat yang sulit dijangkau mobil perusahaan.

Dokter

Jika tentara bisa tergantikan, bagaimana dengan tugas seorang dokter? IBM Watson telah mengembangkam AI platform bagi profesional di bidang medis. Platform ini dapat membantu dokter dalam mendiagnosis pasien dan diharapkan kinerjanya lebih cepat dan akurat, sedangkan di meja operasi telah tersedia layanan operasi robotik. Di Indonesia, jaringan Rumah Sakit Bunda telah memiliki teknologi robotik untuk mengoperasi pasien kista.

Bagaimana dengan posisimu? Apakah pekerjaanmu juga salah satu bidang yang terancam oleh kemajuan teknologi? Tak perlu terlalu khawatir justru jadikan perkembangan teknologi sebagai alat untuk membantu menngembangkan diri.