Kenapa Orang Berpikir Lebih Baik Ketinggalan Dompet daripada Handphone

Ilustrasi dompet dan handphone
Ilustrasi dompet dan handphone

Setujukah kamu dengan judul dari artikel ini? Meski belum ada lembaga survei yang menunjukkan bahwa orang lebih pilih ketinggalan dompet, namun fenomena ini sudah menjadi fakta, terutama di kalangan milenial.

Kelupaan pada dompet umumnya terjadi karena seseorang tersebut mengalami penyakit kehilangan memori jangka pendek. Ini bukan amnesia ya. Penyakit ini merupakan kehilangan ingatan pada kejadian yang baru saja terjadi.

Sayangnya, sampai saat ini informasi seputar amnesia dan memori jangka pendek kerap salah. Bahkan tidak sedikit yang mengartikan memori jangka pendek ini sebagai amnesia kecil.

Dilansir dari Step to Health, memori jangka pendek adalah informasi yang seseorang pikirkan secara sadar pada saat ini. Semua kejadian baik itu yang baru terjadi 30 detik lalu ataupun beberapa hari, disimpan dalam ruang memori jangka pendek yang ada di bagian otak depan (frontal lobe). Ingatan ini disebut memori aktif atau memori dasar. Ada juga yang menyebutnya data sensori.

Nah, biasanya, saat kita mengalami kehilangan memori jangka pendek, kita tetap bisa mengingat hal-hal yang terjadi dari 20 tahun lalu. Jadi yang hilang adalah sesuatu yang baru terjadi saja.

Ada beberapa penyebab seseorang kehilangan memori jangka pendek. Yang paling banyak terjadi karena kondisi medis dan juga cedera dan pengaruh lingkungan lainnya.

Hal ini jangan diremehkan lho. Sebab penyakit ini bisa berpengaruh pada kemampuan mengingat lantaran terjadi di organ otak.

Salah satu yang paling banyak terjadi adalah anurisme otak atau pembengkakan pada dinding pembuluh darah otak. Bukan menakut-nakuti, tapi bila pembengkakan itu pecah, bisa menyebabkan perdarahan di sekeliling otak.

Lalu mengapa seseorang akan lebih cepat mengingat handphone daripada dompet? Masih dari sumber yang sama, rupanya salah satu obat agar orang terhindar dari penyakit memori jangka pendek adalah dengan melatih fokus pikiran.

Di zaman sekarang, ketergantungan pada digital, dalam hal ini handphone, sudah semakin tinggi. Handphone sendiri saat ini seakan sudah menjadi pusat dari kegiatan.

Di sisi lain, otak manusia biasa umumnya bisa bekerja lebih baik saat memusatkan perhatian pada hal yang dilakukan di awalnya. Inilah yang rupanya menutup memori seseorang pada hal selain sesuatu yang menjadi fokusnya. Dalam konteks ini, kita lebih fokus pada handphone sehingga melupakan dompet.

Ditambah lagi, berkembangnya zaman serba nontunai pun turut membuat orang sudah nyaman bepergian hanya mengandalkan handphone. Sebab transaksi apapun kini sudah bisa mengandalkan aplikasi pembayaran.

Malahan bagi kamu yang ingin menarik tunai di ATM pun kini bisa tanpa kartu. Caranya mudah lagi. Hanya dengan memanfaatkan fitur Cardless di m-BCA, kamu bisa melakukan setor tarik tunai kapan pun dan di mana pun.

Klik tautan ini untuk panduannya ya.