Ketika Sudah Dapat Investor, Jangan Lupa Lakukan Ini

Pendanaan Bisnis
Pendanaan Bisnis

Menarik perhatian investor untuk mau menanamkan modal pada perusahaan rintisan yang kamu bangun memang tidak mudah. Namun, ketika sudah mendapatkannya, kamu tidak boleh asal dan langsung senang karena ada investor yang tertarik.

Sebab, ketika mendapat suntikan modal di tahap awal pengembangan (seeds), 50% usaha rintisan yang kamu bangun bisa mengalami gagal, khususnya di tahap ini. Karenanya, hati-hati dan coba ikuti trik Inc-Asean agar investor tidak pergi.

Estimasi Waktu

Sebagai pendiri perusahaan, seringkali kamu meremehkan hal mendasar padahal penting. Agar kamu tampil meyakinkan di hadapan investor, kamu harus jeli merancang tujuan dan manajemen waktunya. Kemudian, lakukan sesuai yang kamu janjikan.

Riset Investor

Agar tidak salah menerima investor, ketika ada investor mengutarakan ketertarikan mereka, lakukan riset mengenai investor itu. Langkah ini akan membantu kamu menemukan investor yang memiliki visi dan misi yang sama atau bisa saling melengkapi.

Tidak Meminta Bantuan Ahli

Di tahap awal, proses memperoleh pendanaan bisa menjadi hal melelahkan. Karena itu, penting untuk memiliki mentor. Pilih dan tentukan mentor yang memiliki pandangan luas dan berbeda dengan dirimu.

Mentor bisa menjadi pelatih pribadi yang tahu kelebihan dan kelemahan yang kamu miliki. Seringkali, tenaga ahli ini tidak gratis. Namun, bila hal itu bisa mengurangi kegagalan, makan tidak ada salahnya untuk membayar.

Presentasi Rumit

Sebagai seorang pendiri, kamu tentu tahu persis apa dan cara membangun bisnismu. Namun, jangan lupa bahwa investor biasanya tak terlalu peduli pada hal-hal bersifat rumit dan teknis. Karenanya, buat presentasi yang singkat, padat dan mudah dipahami.

Usahakan, presentasi ini mencakup masalah, solusi, pasar, produk, daya tarik tim, keuangan dan target kinerja ke depan.

Melupakan Rencana Alternatif

Di tahap pendanaan, pendiri usaha rintisan lebih melihat cara memaksimalkan pengembalian paling efisien. Kadang, investor bisa tidak sepakat. Karena itu, kamu harus selalu punya rencana cadangan. Buat opsi pendanaan alternatif, rencana tanpa pendanaan atau bahkan merger dan akuisisi.