Laku Pandai Berhasil Bentuk Kebiasaan Menabung Warga

Laku Pandai Berhasil Bentuk Kebiasaan Menabung Warga
Laku Pandai Berhasil Bentuk Kebiasaan Menabung Warga

Tiap daerah memang memiliki tingkat literasi pada keuangan memang berbeda-beda. Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah membuat program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor) untuk mengatasi masalah tersebut.

Inovasi tersebut ternyata sudah mulai menunjukkan hasil. Dalam sekejap, warga satu rukun (RT) di wilayah Babakan Haji Tamim, kelurahan Padasuka, Kabupaten Bandung kini menjadi akrab dengan perbankan.

Kini, mereka sudah mulai melek pada keuangan dan rutin menabung. Tak besar memang, namun mereka sudah terbiasa menabung Rp1.000 per hari. Gairah tersebut muncul berkat peran bisnis bank melalui program Laku Pandai.

Laku Pandai juga membuat warga Padasuka tak perlu merasa terbebani dengan prosedur pengurusan sebagai nasabah bank. Bila ingin menabung, mereka cukup mendatangi orang yang berperan sebagai agen Laku Pandai.

Program Laku Pandai di kelurahan Padasuka ini bekerja sama salah satu bank swasta nasional. Lewat program Laku Pandai, tiap nasabah bisa menikmati transaksi perbankan seperti menabung, transfer dana, tarik tunai hingga membeli dan membayar.

Bagaimana hal ini bermula?

Kisah unik ini berawal dari kepentingan warga mengelola iuran seperti uang kebersihan dan pembayaran kegiatan masyarakat seperti senam. Setiap hari, tiap kepala keluarga hanya mencicil Rp500.

"Setiap hari bendahara harus menyimpan uang warga setidaknya sampai Rp5 juta. Itu cukup berisiko," ungkap Ketua RW 06 Pedro seperti dilansir Bisnis Indonesia. Sebelumnya, pengurus khawatir akan tertimpa masalah dari urusan keuangan warga ini.

Karena itu, mereka mencari solusi agar pencatatan keuangan warga lebih rapi dan tak menimbulkan kesalahpahaman. Mereka mencari solusi ke pihak perbankan yang langsung menjembataninya dengan solusi.

Menurut sebuah hasil survei, akses perbankan di masyarakat terbatas karena beberapa alasan. Pertama, karena warga tak punya uang untuk ditabung. Kedua, adanya anggapan bahwa untuk membuka rekening baru biayanya mahal karena jarak.

Ketiga, adanya persepsi bahwa prosedur menjadi nasabah bank terlalu rumit sehingga warga enggan datang kantor cabang. OJK menginisiasi program Laku Pandai agar nasabah bisa buka rekening, setor dan tarik tunai tanpa perlu ke cabang bank.

Program tersebut juga memungkinkan pembuatan rekening cukup dengan nama, profesi dan nama ibu kandung.