Langkah Pemprov DKI Jawab Tantangan Disrupsi Teknologi

jakarta smart city
jakarta smart city

Bukan hanya pemilik bisnis maupun pekerja profesional yang harus melakukan inovasi. Di era disrupsi ini, semua pihak wajib melakukan inovasi, tak terkecuali pemerintah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun tak mau ketinggalan.

Dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat di bidang teknologi, Pemprov DKI membuat sebuah platform, Jakarta Smart City. Sudah pernah mencoba dan memanfaatkannya?

"Sistem transportasi umum yang terintegrasi antara TransJakarta, Ojek Online dan angkot yang memang fokus masuk di komplek perumahan. Masyarakat juga bisa melihat kepadatan lalu lintas yang ada di suatu wilayah, sistem tilang online maupun di bidang lingkungan," kata Kepala Jakarta Smart City Setiaji berbicara di Indonesia Knowledge Forum 2018.

Tidak hanya itu saja, Jakarta Smart City juga bekerja sama berbagai pihak. Untuk membantu pemasaran UKM misalnya, mereka menggandeng Gojek melalui Gofood. Setiaji juga menggandeng Tokopedia.

Demikian, Pemprov tak perlu membuat e-dagang khusus. Melalui aplikasi Info Pangan, Pemprov juga turut andil dalam upaya meredam inflasi. Harga berbagai komoditas pangan diperbarui setiap harinya melalui aplikasi tersebut.

"Jakarta Smart City juga menerapkan Internet of Things (IoT) untuk sistem tata lampu di jalan. Kami juga menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk memprediksi banjir serta kemacetan Jakarta," tambahnya.

Apa manfaat nyata bagi masyarakat?

"Dengan sistem IoT, Pemprov bisa mengurangi dana penerangan jalan. Dari yang tadinya sekitar Rp500 miliar menjadi Rp200 miliar. Selisih dana tentu bisa dialokasikan untuk sesuatu yang lebih bermanfaat seperti sistem transportasi," tambahnya.

Melalui Jakarta Smart City, kamu yang ingin melihat atau mengetahui data-data terkait Pemprov seperti kependudukan, tingkat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat maupun tingkat kesehatan juga bisa langsung mengunduh melalui www.api.go.id.

Demikian, tambahnya, kinerja dan pengelolaan Pemprov makin transparan. "Kita akan wujudkan bersama-sama city 4.0," pungkasnya.