Milenial Ingin Naik Haji? Wujudkan dengan Cara Ini

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih
Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih

Pada umumnya, keinginan untuk menunaikan ibadah haji baru terbersit ketika atau menjelang usia senja. Salah satu faktornya adalah biaya. Mereka yang ingin menunaikannya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan setoran haji.

Biayanya memang tidak bisa dikatakan murah. Dilansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), ongkos naik haji kali ini sudah menyentuh Rp36 juta per orang. Terang saja hal ini sulit terjangkau bagi generasi muda, apalagi mereka yang baru merintis karier.

Namun menariknya, masih dari data Kemenag, jumlah jamaah haji yang rentang usianya berkisar antara 20 sampai 30 tahun ternyata mengalami pertumbuhan. Per 2017 saja, jumlahnya sudah menyentuh 3.600-an jemaah.

Masih sedikit memang, terutama jika dibandingkan dengan kelompok usia 41-50 yang mencapai 53 ribu lebih jemaah. Namun, tetap saja minat generasi milenial terhadap ibadah naik haji mengalami peningkatan.

Sayangnya, peningkatan ini justru terbentur dengan banyaknya penipuan dari para agen haji gadungan. Ditemukannya sejumlah kasus ini rupanya cukup memberi dampak tersendiri.

Itulah mengapa generasi muda harus pintar-pintar memilih institusi untuk menerima setoran dana haji. Jangan asal sembarangan menyetor uang ke institusi baru yang belum terbukti.

Nah, salah satu yang bisa dipercaya adalah BCA Syariah. Bank ini sudah secara resmi menjadi salah satu bank yang ditunjuk menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sebagai salah satu BPS, BCA Syariah turut mendukung program Gerakan MINA (Mari Tunaikan Haji Selagi Muda) yang dicanangkan oleh BPKH. Gerakan ini adalah program yang diluncurkan pemerintah untuk mendorong kelompok usia muda agar bisa menjalankan ibadah Haji.

BCA Syariah ditunjuk sebagai BPS BPIH untuk tiga kategori, yakni bank penerima setoran, bank penempatan, dan mitra investasi. Hal ini dikonfirmasi Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih, saat ditemui Smart-Money.co di kantornya beberapa waktu lalu.

"BCA Syariah telah memiliki produk Tahapan Mabrur iB untuk mendukung pelaksanaan ibadah para jemaah haji," katanya.

Dijelaskan John, produk besutan BCA Syariah ini memiliki beberapa keunggulan antara lain, gratis biaya administrasi, setoran awal ringan minimal Rp100.000, bisa buka rekening untuk segala usia, serta bebas pilih jenis setoran secara fleksibel atau terjadwal.

"Untuk bisa mendapatkan nomor antrian, nasabah harus melakukan setoran awal Rp25 juta. Tahapan Mabrur iB ini memudahkan nasabah dalam menyediakan setoran awal tersebut," sambungnya.

Menarik, kan? Jadi tinggal menyelesaikan setoran awal haji sebesar Rp25 juta, kamu sudah bisa langsung mendaftar ke Kementerian Agama untuk mendapatkan nomor porsi Haji untuk berangkat ke Tanah Suci.

"Karena antrean sudah berlangsung lama dan panjang, saya sarankan agar anak-anak milenial untuk daftar haji dari sekarang. Supaya bisa berangkat lebih awal di usia yang masih produktif," tutup John.

Cara mendaftarkan haji di BCA Syariah pun sekarang sangat mudah. Kamu bisa melakukan setoran haji di 66 jaringan kantor cabang BCA Syariah yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, Medan, Lampung dan Palembang.

Malahan tak lama lagi, BCA Syariah juga akan hadir di Aceh, Lhokseumawe, dan juga Kediri.

Nah, untuk informasi lebih lengkapnya, yuk klik tautan berikut. Kamu juga bisa menghubungi Halo BCA di 1500888 atau cukup mention akun Twitter: @HaloBCA untuk mendapatkan informasi tambahan.