Mudahnya Bayar Parkir dengan Uang Elektronik

Mudahnya Bayar Parkir dengan Uang Elektronik
Mudahnya Bayar Parkir dengan Uang Elektronik

Sesuai program GNNT (Gerakan Nasional Nontunai), pemerintah mendorong penggunaan uang elektronik dalam transaksi. Kini, di beberapa tempat, masyarakat sudah bisa melakukan pembayaran untuk tarif parkir menggunakan uang elektronik di terminal parkir elektronik (TPE).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri secara resmi menerapkan sistem pembayaran parkir pinggir jalan (on street) di mesin TPE di sejumlah lokasi, seperti Jalan Juanda Raya dan Jalan Pecenongan 10, Jakarta Pusat serta Jalan Pinangsia Raya, Pinangsia I, II, dan III, Jakarta Barat.

Secara total tercatat ada 41 mesin TPE yang dipasang di enam lokasi tersebut. Sebelumnya ada tiga kawasan lain yang sudah lebih dulu menerapkan sistem ini, yakni Jalan Sabang, Jakarta Pusat; Jalan Boulevard, Kelapa Gading, Jakarta Utara; dan Jalan Falatehan, Jakarta Selatan.

Artinya, kini sudah ada sembilan kawasan di Jakarta yang menggunakan sistem pembayaran parkir on street via mesin TPE. Tarif parkir melalui mesin TPE sendiri dihitung per jam, mulai dari Rp 2.000 per jam untuk sepeda motor; Rp 5.000 untuk mobil; dan Rp 8.000 untuk truk atau bus.

Salah satu alat bayar yang bisa kamu gunakan adalah Flazz dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Langkah pertama untuk pembayaran adalah, kamu lakukan konfirmasi di mesin TPE. Selanjutnya, kamu bisa memilih jenis kendaraan yang kamu pakai.

Kemudian, kamu bisa memasukkan nomor polisi kendaraanmu dan masukkan pula perkiraan lama parkir yang akan kamu lakukan. Setelah itu, akan muncul total tarif yang harus kamu bayar.

Setelah melakukan konfirmasi, kamu bisa menempelkan Flazz milikmu ke TPE dan struk pembayaran akan keluar. Ingat, simpan struk tersebut, jangan sampai hilang untuk menjadi bukti. Mudah bukan?

1

MORE FROM MY SITE