Pentingnya Pengelolaan Keuangan Secara Profesional untuk Usaha Rintisan

Product Owner Jurnal Ivana Widjaya
Product Owner Jurnal Ivana Widjaya

Di Indonesia, perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) terhalang dua hal utama, yakni pendanaan dan pemasaran. Terkait pendanaan, banyak UKM gagal mendapatkannya karena tidak memiliki pencatatan keuangan yang dilakukan secara profesional.

Dalam kondisi ini, perusahaan rintisan akuntansi Jurnal ingin memberi solusi untuk mempermudah pengelolaan keuangan UKM hingga hingga pembuatan laporan keuangan otomatis. Selain itu, Jurnal juga bisa membantu pembuatan invoice, pengelolaan stok barang, hingga kemudahan proses dalam melakukan rekonsiliasi.

"Kami juga telah terintegrasi beberapa aplikasi lain yang mempermudah pengelolaan bisnis, mulai dari aplikasi POS hingga aplikasi pinjaman modal," kata Product Owner Jurnal Ivana Widjaya.

Dalam dunia bisnis, kata Ivana, persaingan adalah hal biasa. Namun, Jurnal tak takut bersaing dengan pesaing serupa karena Jurnal yakin memiliki keunikan tersendiri. Misalnya, penggunaan sistem berbasis komputasi awan dan sertifikasi ISO 27001.

Artinya, dalam hal Manajemen Keamanan Informasi, Jurnal menjamin keamanan data keuangan pengguna. Jurnal juga berpegang pada konsep CIA, yaitu Confidentiality (kerahasiaan), Integrity (integritas), dan Availability (ketersediaan).

Konsep tersebut menentukan bagaimana informasi disimpan, metode pemberian akses, dan siapa saja yang bisa mengakses. "Tentu, data pelanggan Jurnal memiliki tingkat kerahasiaan tertinggi dan hanya bisa diakses dengan kondisi-kondisi tertentu dengan persetujuan pelanggan tersebut," papar Ivana.

Awal Berdiri

Anthony Kosasih dan Daniel Witono mendirikan Jurnal pada 2014. Ketika memulai usaha, Jurnal hanya berisi 5-10 karyawan. Kini, jumlah karyawan sudah mencapai 300 orang. Latar berdirinya Jurnal adalah mempermudah pengelolaan dan pencatatan keuangan penggiat UKM.

Melalui sistem akuntansi daring dari Jurnal, proses pencatatan keuangan bisa dilakukan sepenuhnya dengan basis digital. Demikian, penggiat UKM bisa lebih efisien dalam melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan bisnis. Konsumen pun bisa tetap merasa aman karena data keuangan mereka tetap terjaga.

"Di awal berdiri, Jurnal menawarkan layanan secara door to door. Banyak respons beragam dari calon konsumen saat pertama kali mengenal produk Jurnal. Ada yang bersikap konservatif karena ragu dengan sistem digital sampai ada yang menyambut baik," pungkasnya.