Prinsip Penting dalam Melakukan Otomatisasi Bisnis

Otomatisasi bisnis
Otomatisasi bisnis

Tentu kamu sepakat bahwa teknologi dapat membuat bisnismu berjalan dengan lebih cepat dan efisien bukan? Apakah di tahun ini, kamu berencana melakukan inovasi bisnis dengan mengadaptasi teknologi?

Hal apa saja yang penting dan harus menjadi perhatianmu dalam mengadaptasi teknologi dalam inovasi bisnismu?

"Bukan soal robotik atau melakukan segalanya secara otomatis. Prinsip pentingnya dalam melakukan otomatisasi adalah melakukan hal-hal rutin untu diotomatisasi. Kemudian diintegrasikan dan dianalisa. Tiga konsep ini yang paling penting," sebut Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono ketika sharing dalam BCA Young Community di Menara BCA, Jakarta.

Mengapa hal ini penting? Karena dalam proses digitalisasi, telah tersedia banyak sekali tools (alat) yang dapat kamu coba untuk melakukan inovasi bisnis. Cara mengembangkannya, kata Armand, juga relatif mudah.

"Di BCA, otomatisasi dari proses penghitungan uang misalnya, itu dampaknya luar biasa. Dengan sistem manual, kita selalu melihat adanya uang yang hilang. Otomatisasi dengan robot menghilangkannya. Kami bahkan bisa hemat sampai Rp100 miliar per tahun dari otomatisasi di mesin penghitungan uang saja," tambah Armand.

Belajar dari otomatisasi atas hal-hal rutin dan sederhana inilah, BCA mengembangkan otomatisasi di bidang lain. Layanan telepon di Halo BCA misalnya, kini mulai mendata dan menganalisis suara nasabah.

"Kami juga akan mulai menganalisa suara nasabah menggunakan sistem biometrik. Jadi kalau satu nasabah beberapa kali menelepon, sistem kita akan mendeteksi karakter suaranya. Dengan begitu, kita tidak perlu lagi melakukan banyak verifikasi data lagi. Sistemnya langsung bisa mengenali dan mengetahui siapa nasabah yang menelepon," tambahnya.

Tidak hanya itu saja, BCA juga melakukan otomatisasi pada sistem pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) sehingga dapat disetujui dengan lebih cepat.

"Kalau mempertahankan sistem manual itu prosesnya akan lama sekali. Padahal proses ini sebenarnya berulang. Dengan otomatisasi, bisnis bisa scale-up," jelasnya.

Kemajuan teknologi, sebutnya, juga akan meningkatkan keamanan transaksi keuangan nasabah. Dengan begitu, transaksi keuangan tidak hanya bisa berjalan dengan lebih mudah dan praktis tetapi juga aman.

"Pada dasarnya, manusia itu sudah paham bagaimana melakukan kegiatan rutin tersebut. Teknologi memasukkan rumusnya agar mesin-mesin tersebut mengenal dan memahami cara kerja manusia sehingga bisa melakukan kerja seperti manusia," pungkasnya.

Kamu sepakat? Adaptasi inovasi yang seperti apa yang ingin kamu lakukan pada bisnismu?