Sebagai Pelaku Bisnis Ritel, Strategi Ini Bisa Membantu Menangkan Persaingan

Sebagai Pelaku Bisnis Ritel, Strategi Ini Bisa Membantu Menangkan Persaingan
Sebagai Pelaku Bisnis Ritel, Strategi Ini Bisa Membantu Menangkan Persaingan

Tren yang sedang berkembang saat ini adalah, orang lebih senang makan di luar. Menurut laporan konsultan internasional Kantar Worldpanel Indonesia, tren ini terjadi pada kalangan menengah ke atas dan menengah ke bawah.

Menariknya, diketahui pula bahwa konsumsi di luar rumah ini ternyata bersifat impulsif, alias tanpa rencana. New Business Development Director Kantar Worldpanel Indonesia Fanny Murhayati menyebut, hal ini akhirnya memicu persaingan yang lebih ketat di antara para pelaku bisnis ritel.

Bila bisnis yang kamu geluti juga termasuk makanan cepat saji atau barang mudah bergerak (FMCG), dalam siaran pers, Account Director Kantar Worldpanel Indonesia Andi Siswanto mengungkap kunci untuk bertumbuh.

Ketersediaan Barang

Kamu perlu memastikan produk yang kamu miliki ada di pasar dan mudah dijangkau, terlebih saat ini ada banyak pilihan produk alternatif. Jadi, selain mengisi minimarket, kamu juga perlu masuk ke pasar tradisional yang hingga kini masih menyumbang 80% pembelian konsumsi di luar rumah.

Tipe dan Keanekaragaman Produk

Variasi produk juga salah satu kunci. Kamu bisa memperbanyak portfolio produk agar lebih relevan untuk berbagai kesempatan. Misal, strategi produsen produk siap minum yang menawarkan botol kecil dan mudah habis dalam satu kesempatan.

Harga pun lebih murah dibanding produk yang dibeli untuk konsumsi dalam rumah. Meski demikian, jangan meninggalkan ciri khas dari merek.

Harga Produk

Penentuan harga produk juga merupakan kunci. Beda kelompok usia, beda rentang pengeluaran. Sekali belanja misalnya, pelajar menghabiskan sekitar Rp4 ribu. Sedangkan karyawan bisa sekitar Rp6 ribu. Selain pengeluaran, ada juga perbedaan usia. Konsumen muda cenderung membeli makanan, sedangkan konsumen dewasa lebih menyukai minuman.

Inovasi

Inovasi bisa membantu mengembalikan gairah pasar dan memastikan relevansi merek. Inovasi tak harus melulu soal produk baru. Mengatur ulang posisi produk juga merupakan contoh inovasi, khususnya dalam hal komunikasi. Selain itu, bila mungkin, berinovasilah untuk memberi pengalaman baru.

MORE FROM MY SITE