Tunggu Dulu, Jangan 'Bermain' Bitcoin Tanpa Mengetahui Hal Ini (2)

Tunggu Dulu, Jangan ‘Bermain’ Bitcoin Tanpa Mengetahui Hal Ini (2)
Tunggu Dulu, Jangan ‘Bermain’ Bitcoin Tanpa Mengetahui Hal Ini (2)

Setelah mengetahui keuntungan yang bisa kamu dapat dari Bitcoin, sekarang saatnya mengetahui risiko yang ada.

Risiko Tinggi

Pada 2013 lalu, harga satu Bitcoin mencapai Rp10 jutaan. Harga itu terus naik hingga menembus Rp200 jutaan. Bila permintaan Bitcoin turun, harga satuan pun akan turun, entah sedikit atau drastis.

Belum lagi, bila ada pemodal besar menurunkan kapasitas pembeliannya atau menarik dalam jumlah besar, bisa-bisa kamu mengalami kerugian besar seketika.

Masalah Legalitas

Masalah fluktuatif nilai tukar mata uang biasanya akan ditangani pemerintah. Namun, pemerintah tak bisa ikut campur pada naik turunnya nilai Bitcoin. Sistem fluktuasi Bitcoin ditentukan jaringan yang didominasi para investor. Karena itu, legalitas Bitcoin tidaklah jelas.

Tidak Ada Penanggung Jawab

Bitcoin adalah alat bayar digital yang sangat fluktuatif. Ketika nilai tukarnya merosot, tak ada satu orang pun yang bertanggung jawab. Kamu patut waspada bila memang ingin investasi di Bitcoin. Apalagi, fluktuasi harga Bitcoin tergantung pemodal besar (cukong).

Mudah Hilang

Transaksi Bitcoin dilakukan secara daring (online). Artinya, semua transaksi belum tentu aman 100%. Hal ini mengingat rawannya kasus pembobolan data melalui internet.

Jika suatu saat Bitcoin hilang akibat dicuri hacker, kamu tak boleh mengadu pada bank, pemerintah, atau lembaga perbankan lain karena mereka tidak bertanggung jawab atas hilangnya Bitcoin milikmu.

Pikir Berulang Kali

Mengingat imbal hasil yang super besar, wajar bila banyak orang tergiur. Namun ingat, di balik keuntungan pasti ada kerugian. Kalau kamu termasuk risk taker, silahkan bermain Bitcoin.

Namun, bila ingin investasi yang aman dari kerugian, lebih baik pilah investasi yang aman saja.

Jadi, bijaklah dalam memilih instrumen investasi.