Wajib Menjadi 'Pemilih' Ketika Mencari Investor untuk Perusahaan Rintisan

Wajib Menjadi 'Pemilih' Ketika Mencari Investor untuk Perusahaan Rintisan
Wajib Menjadi 'Pemilih' Ketika Mencari Investor untuk Perusahaan Rintisan

Bila saat ini kamu sedang membesarkan usaha rintisan, menemukan investor menjadi salah satu langkah penting. Apalagi, menurut hasil survei Google, banyak investor lebih senang menanamkan modal di tahap awal (early stage).

Demikian, mereka bisa membantu lebih awal dalam pengembangan produk agar usaha rintisan menjadi lebih atraktif ke depannya. Salah satu investor individu ternama di Asia Tenggara adalah Lim Der Shing.

Dari 2014, dia telah melakukan suntikan dana ke lebih dari 17 perusahaan rintisan dan tujuh perusahaan modal ventura. Dia punya pesan penting bagi kamu yang merupakan pendiri usaha rintisan untuk memilih investor.

Dia menyarankan untuk memilih investor yang paham pada risiko-risiko bisnis yang bisa terjadi. "Bila memungkinkan, pilih pihak yang bisa meningkatkan koneksimu. Kamu butuh investor yang bisa bertindak seperti cheerleader untuk bisnsi," katanya seperti dilansir Inc-Asean.

Bila sudah menemukan investor yang sesuai dengan bisnis, katanya, ini seperti mendapat sahabat. Kamu bisa diskusi dan berkalobarsi menciptakan bisnis yang lebih baik ke depan. Meskipun dalam bisnis, kata Shing, tak ada pesan terbaik.

"Baik pendiri dan investor bisa menjadi pihak yang berseberangan pada awalnya. Namun, akan ada negosiasi sehingga masing-masing menemukan titik baru. Berapa nilai valuasi bisnis juga akan lebih dimodifikasi dan dieksekusi," tambahnya.

Apa lagi yang menjadi pertimbangan? Shing menyarankan, lakukan benchmarking, khususnya terkait pemilihan jenis saham atau aturan-aturan tertentu yang kalian sepakati.

Meski kamu tak mengalami masalah keuangan atau hambatan berarti dalam bisnis, Shing menyarankan untuk tidak langsung menolak kehadiran investor.

"Gunakan kemampuan dan jaringan investor itu. Dalam laporan bulanan atau kuartalan, selalu beri satu hal yang ingin kamu dapat dari mereka. Kamu bisa bicara langsung dengan mereka," sebut dia.

Siapakah orang yang paling cocok menjadi investor?

Shing menyebutkan, orang dengan pengalaman menyusun portofolio di 25 jenis investasi atau 4-5 kali periode adalah yang tepat. Di Asean, katanya, dia merekomendasikan AngelCentral yang sudah menyuntik dana ke 13 perusahaan rintisan di 2017 senilai lebih dari US$2 juta.

"Orang-orang yang murni ingin membantu orang lain dan tak mengharapkan imbal hasil mungkin juga cocok menjadi angel investor atau mendirikan modal ventura," pungkasnya.

MORE FROM MY SITE