Waspadai Kejahatan Siber di Musim Belanja Akhir Tahun Ini

Keamanan Selama Harbolnas
Keamanan Selama Harbolnas

Tentu kamu sudah tahu bahwa di bulan ini, ada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), bukan? Di luar Harbolnas pun, Desember selalu penuh diskon. Bila kamu berencana ikut berbelanja di bulan ini, jangan lupa memastikan keamanan diri.

Sebab, di bulan semacam ini, kejahatan siber semakin marak. "Konsumen akan pindah dari satu toko ke toko online lain. Mereka akan terburu-buru mengakses surat elektronik dari komputer atau ponsel. Apalagi bila mereka mengejar diskon yang hanya berlangsung di hitungan detik," kata CEO Email Security Provider Adrien Gendre dikutip CNBC.

Saat itu, banyak hal bisa terjadi. Koneksi internet atau situs toko online bisa jadi terputus. Di samping itu, kamu juga menjadi lebih rentan bahaya phising yang akan mencuri password milik kamu dengan membuat situs login mirip toko.

Risiko spam surat elektronik (surel) juga semakin besar selama belanja online. Namun, tenang, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi kondisi semacam itu.

Pertama, selalu waspada pada surel yang masuk, saran Adrien. Sebab, surel adalah alat bagi peretas untuk mengirim phising yang mirip situs atau kupon diskon dari toko online favorit kamu.

"Kadang, bahkan sulit untuk mengetahui apakah surel itu palsu. Namun, kamu harus lebih jeli melihat. Bila ada kesalahan ketik dari sisi alamat surel, bahasa, dan sebagainya," sebutnya.

Masih kurang yakin? Tanya langsung ke customer service toko bila ada surel yang kamu tidak yakin. Adrien juga menyarankan, jangan pernah memasukkan nomor penting seperti kartu kredit bila kamu belum yakin untuk transaksi.

Sebab, peretas sangat lihai membuat materi penipuan yang serupa dengan asli. Tujuan utamanya memang untuk menipu agar kamu termakan tipuan itu sehingga mereka bisa mendapat apa yang mereka inginkan, entah kata kunci atau informasi kartu kredit.

"Peretas juga bisa mengirimkan pengumuman palsu. Misalnya pemberitahuan kalau ada masalah dengan pemesanan kamu sehingga harus login ulang ke suatu situs dan kamu diminta memberi pembayaran secara detail," tambahnya

Bila telah mendapat nomor kartu debit atau kartu kredit, maka mereka sudah berhasil. "Jadi, jangan mudah klik surel selama periode belanja akhir tahun sebelum kamu yakin itu surel resmi," sebutnya.

Bahkan, bila kamu mendapat surel resmi, itu pun bukan berarti bebas spam. CEO Perusahaan Wallarm Ivan Novikov memiliki saran. Bila kamu menggunakan surel seperti Gmail, klik tanda panah di bawah email "more information".

Periksa apakah ada tanda-tanda alamat surel asli atau tidak.