3 Pertimbangan Saat Bingung Menentukan Modal Investasi

Ilustrasi
Ilustrasi

Banyak anak muda masih bingung saat ingin memulai investasi. Salah satu yang jadi penyebabnya mereka tidak tahu berapa modal yang dibutuhkan. Nah, jika kamu salah seorang di antaranya, yuk simak tips dari pakar investasi, Tony Robbins berikut ini.

Tony Robbins adalah investor sekaligus penulis buku, mentor, dan donatur amal. Ia banyak berbicara mengenai investasi terutama dari sisi permodalan.

Penulis buku Unshakeable dan Money: Master the Game itu mengungkap sekurangnya ada tiga hal penting yang perlu dipahami terkait modal investasi. Apa saja?

1. Berapa Saja Asalkan Sedini Mungkin

Robbins memberikan gambaran menarik mengapa investasi sedini mungkin adalah hal penting. Ada seorang anak muda yang berinvestasi selama 8 tahun sejak usia 27 tahun. Dia menyimpan Rp1 juta per bulan sehingga mendapat totalnya Rp96 juta tanpa pernah menambah nominal.

Sedangkan apabila ia berinvestasi sekarang dengan prediksi imbal hasil 10% per tahun, ia bisa mendapat Rp2 miliar saat pensiun di usia 65 tahun. Jumlah tersebut bisa diperoleh apabila dilakukan sedini mungkin. Jika terlambat satu tahun saja, ia bisa kehilangan nominal yang cukup banyak.

2. Berapa Saja Asalkan ke Beberapa Instrumen

Salah satu yang menjadi penyebab seseorang belum berinvestasi adalah karena adanya risiko kehilangan keuntungan. Hal ini sebenarnya bisa diminimalisir dengan tidak menaruh investasi pada satu instrumen. Maka dari itu, berinvestasilah ke beberapa instrumen yang sesuai dengan profil risiko.

3. Berapa Saja Asalkan Komitmen

Investasi adalah soal komitmen. Komitmen untuk disiplin, komitmen untuk belajar, dan komitmen untuk bersabar. Investasi, kata Robbins seperti dilansir CNBC, adalah kepentingan jangka panjang.

Tak masalah memulainya dengan modal kecil, asalkan kamu tetap komitmen menyisihkan pendapatan untuk investasi sehingga menjadi kebiasaan. "Untuk menjaga komitmen itu, kamu bisa mengaturnya secara otomatis (autodebet) sehingga tidak perlu merasa terbebani," pesannya.

Itulah tadi 3 hal penting yang perlu diketahui terkait berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai investasi. Pada dasarnya, investasi bisa dimulai dengan berapapun asalkan dilakukan sedini mungkin, disebar ke beberapa instrumen, dan dilakukan dengan komitmen.

"Bicara investasi itu bicara soal kesempatan dan waktu. Kamu tetap bisa melakukannya dengan berapapun yang dimiliki. Jika dilakukan sedini mungkin, kamu bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih besar. Ingat, waktu tidak pernah berbalik arah, bukan?" ujarnya seperti dilansir Reuters.

Bagaimana, menurutmu? Siap berinvestasi?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.